Tidak semua orang terlahir sebagai seorang ekstrovert yang pintar bersosialisasi dan jago basa-basi. Pernahkah kamu pulang kerja lebih awal padahal teman-teman kamu mengajak nongkrong bersama hanya karena kamu takut nggak nyambung? Atau pernahkah kamu datang ke acara resepsi pernikahan teman sekantor sendirian dan tidak tahu bagaimana harus bertingkah karena tidak ada yang kamu kenal? Kamu bisa jadi melewatkan sesuatu yang sangat berguna. Buat beberapa orang, mengobrol basa-basi bisa terdengar begitu tidak penting.  Padahal, berdasarkan riset yang diterbitkan di jurnalSocial Psychological and Personality Science, keuntungan basa-basi sangat banyak: mereka yang melakukannya mengalami rasa penerimaan dan koneksi ke komunitas lebih besar. Nah jika kamu ingin mulai belajar bagaimana cara basa-basi yang oke, berikut trik-trik jitunya.

Berhenti mencari-cari pertanyaan

Kamu kehabisan pertanyaan buat dilontarkan dan tak tahu harus bertanya apa lagi agar tidak terjebak dalam diam? Rasanya pasti sangat tidak menyenangkan. Ini terjadi karena kamu menyalahartikan “mengobrol” dengan “bertanya”. Kamu seharusnya tidak hanya bertanya, kamu juga harus berbagi. Terbukalah mengenai dirimu sendiri. Buatlah interaksimu mendalam dengan menambahkan anekdot-anekdot pribadimu.

Pilih-pilih topik itu harus

Kamu tidak sedang mengobrol dengan sahabatmu, jadi beberapa hal sifatnya masih tidak pantas dibicarakan. Contoh: menanyai orang asing hal-hal mendetail mengenai pekerjaannya. Jangan pilih topik-topik tak aman seperti isu-isu politik atau membanggakan liburanmu. Pilih topik basa-basi yang menyatukanmu dengan lawan bicaramu, hal yang sama-sama kalian sukai. Mungkin kalian bisa mengobrolkan hobi atau almamater, atau hal-hal sederhana lain.

Bikin zona anti teknologi

Satu-satunya waktu yang pas untuk mengeluarkan ponselmu kala kamu sedang mencoba basa-basi dengan orang baru adalah di akhir percakapan ketika kalian bertukar nomor. Bahkan, jika kamu mengeluarkan ponsel untuk hal-hal tak berbahaya, seperti mencari alamat restoran yang kalian sama-sama sukai, hal ini bisa merusak momentum. Lagipula, ketika satu orang mulai mengeluarkan ponsel, biasanya yang lain akan mengikuti.

Mulai basa-basi dengan orang asing

Ketika kamu merasa tak nyaman di tempat umum atau banyak orang, sangat mudah untuk terjebak mencari wajah yang telah kamu tahu, misal: teman kantor tuan rumah yang kadang mengantarkannya pulang. Padahal, mungkin lebih baik untuk mencari seseorang yang sama sekali baru untuk basa-bai. Alasannya, orang-orang yang kamu tahu tersebut mungkin pernah mengobrol dengan kamu dan ternyata tidak berujung, karena itulah kamu dan mereka sekarang belum berteman. Kamu akan kesulitan mencari bahan pembicaraan. Dengan orang asing, kamu punya waktu lebih panjang untuk mengobrol karena bahan pembicaraannya juga baru.

Kontak mata adalah kuncinya

Pandai basa-basi bukan sekedar bisa berbicara. Namun, bahasa tubuhmu juga berperan besar. Tanpa kontak mata yang benar, kamu akan nampak tka tertarik dengan pembicaraan itu. Akibatnya, teman ngobrolmu bisa menjadi tak responsif dan atau bahkan ngeloyor pergi.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mengenal Hal Penting Dalam Proses Penimbangan Berat Badan

Mengenal Hal Penting Dalam Proses Penimbangan Berat Badan