Seringkali dalam sebuah hubungan rumah tangga, bisa jadi hal yang sulit untuk mengekspresikan dirimu dan berbagi kebutuhan yang kamu miliki. Rasanya juga bisa seolah suamimu tidak mengerti apa yang kamu butuhkan dan bagaimana cara agar kamu bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Jadi, bagaimana caranya agar kamu bisa mendapatkan kebutuhanmu dalam sebuah hubungan dengan memastikan pula bahwa kamu tidak mengabaikan keinginan suamimu? Walaupun ini nampak rumit dan sulit, tetapi sebenarnya ada cara untuk bisa melakukannya sekaligus… Mencintai suami sehingga ia mau membantumu hingga bisa mencapai kebahagiaanmu. Karena, orang-orang memang tidak akan mempedulikanmu sampai mereka sadar bahwa mereka dipedulikan, dan begitu pula suamimu.

Ini cara mencintai suami sampai ia mau melakukan apa pun buat kamu.

Pastikan ia merasa dihargai dan dihormati

Pria akan pergi menuju tempat ia merasa diinginkan dan dihargai. Jika ia merasa tidak kompetern di rumah karena kamu terus-terusan memberikan komentar negative, maka ia akan mulai menghabiskan banyak waktu di kantor atau di tempat lain yang membuatnya merasa diapresiasi dan mampu. Jadi, pastikanlah bahwa ketika suamimu melakukan sesuatu dengan benar, kamu memberinya ucapan terima kasih dan rasa hormat yang sudah sepatutnya.

Ingatlah bahwa kamu bukan ibunya

Jangan memakaikannya baju, jangan memberinya makan, janganmemberitahu dia apa yang harus dilakukannya atau bertingkah seperti bos padanya. Ia adalah seorang pria dewasa! Mencintai suami tidak seharusnya disamakan dengan cara mencintai anak. Ia pasti tidak ingin diasuh oleh wanita yang dianggapnya istri. Jika ada sesuatu yang dilakukannya yang menurutmu seharusnya dilakukan dengan cara berbeda, seperti kamu merasa dia lebih pantas memakai sebuah kemeja, maka sebaiknya kamu memberitahukannya bahwa kamu suka melihatnya memakai kemeja tersebut, atau bahkan beritahukan dengan tulus betapa berartinya bagimu untuk melihatnya memakai kemeja tersebut. Suamimu pasti ingin melihatmu bahagia, dan dia akan merasa jauh lebih dihormati dengan kamu mengajaknya bicara, bukannya memerintah-perintahnya.

Jangan bicarakan keburukannya kepada teman-temanmu

Suamimu ingin menjadi orang nomor satu dalam hidupmu, dan kamu akan begitu melukai perasaannya jika kamu bergosip tentangnya atau membicarakan hal-hal buruk tentangnya kepada teman-temanmu. Jika kamu memang memiliki masalah rumah tangga, maka sahabatmu mungkin bisa menjadi pendengar yang baik. Tetapi, jika kamu memang ingin bantuan, maka kamu mungkin harus mencari terapis. Selain itu, ketika memang kamu ingin berkeluh kesah tentang suamimu, perhatikan caramu melakukannya dengan hati-hati. Kamu tak boleh mengatakan hal-hal yang jahat tentangnya atau menyebabkan namanya nanti jadi lelucon atau gossip buruk. Ingatlah bahwa ia adalah keluargamu. Jadi, kekesalanmu yang sesaat jangan sampai berdampak buruk ke depannya secara permanen.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Apa Hubunganmu Bikin Kamu Malah Ga Pede dengan Dirimu Sendiri?

Hubungan percintaan bisa jadi sebuah hal yang menyulitkan,