Prediabetes adalah sebuah kondisi dimana gula darah terbilang tinggi, namun masih belum cukup tinggi untuk bisa divonis dengan diabetes tipe 2. Kondisi ini ternyata lebih umum dari yang kita duga. Sayangnya, biasanya kondisi ini tak terdeteksi dan tidak mendapatkan penganganan hingga berkembang menjadi lebih berbahaya. Jika kamu melakukan cek gula darah rutin dan ternyata kamu mengidap  kondisi ini, jangan panik. Saatnya mengubah gaya hidup.

Turunkan Berat Badan

Kebanyakan kasus prediabetes terjadi karena obsesitas, sehingga, menurunkan berat badan bisa mencegah kamu terserang diabetes sungguhan. Bahkan, orang-orang yang berat badannya turun hingga 10% dalam waktu enak bulan sejak diagnosanya mengurangi resikonya terserang diabetes hingga 85%.

Cek Level Vitamin D

Orang-orang dengan prediabetes yang memiliki level vitamin D rendah punya resiko dua kali lebih besar untuk jatuh dalam kondisi diabetes dibanding mereka yang mengkonsumsi suplemen vitamin D. Karena tidak ada dosis ajaib yang pas buat setiap orang, kamu harus mengecek level vitamin D kamu melalui tes darah dan minta nasehat dokter.

Cek Juga Tiroid Kamu

Memiliki hormon tiroid yang rendah ternyata juga bisa meningkatkan resiko para penderita pre-diabetes untuk terserang diabetes singguhan. Menurut peneliti, ini bisa jadi karena hormon tiroid menjaga metabolisme kita. Jadi jika kita mengalami defisiensi tiroid dan metabolisme kita melambat, berat badan kita bisa naik dan mengalami sensitivitas insulin. Keduanya merupakan faktor resiko diabetes.

Jadilah Semakin Aktif

Olahraga teratur adalah kunci menjauhi diabetes karena membantu kita mnegurangi berat badan. Jika kamu tidak suka aktivitas intens, kamu bisa melakukan jalan kaki. Jalan kaki 11,5 mil tiap minggunya ternyata lebih efektif dibanding jogging untuk memperbaiki level gula darah.

Makan Lemak yang Tepat

Mengkonsumsi makanan-makanan yang kaya  lemak baik seperti minyak sayur, ikan-ikanan berlemak, dan kacang-kacangan juga bisa mengurangi resiko diabetes. Terutama, jika makanan itu mengganti porsi lemak jenuh dan karbohidrat yang kita konsumsi sehari-hari. Kamu sebenarnya masih bisa makan karbohidrat, tapi jauhilah makanan putihan seperti beras putih, pasta putih, roti putih, dan cookies jika tak ingin gula darahmu naik.

Masak Makananmu dengan Benar

Orang-orang obesitas yang merebus atau menguapi makanannya selama setahun lebih berhasil menurunkan berat badannya dan meningkatkan ketahanan insulinnya dibanding mereka yang membakar, menggoreng, atau memanggang makanannya. Menurut para peneliti, kemungkinan hal ini dikarenakan makanan yang dimasak pada panas yang kering tersebut menghasilkan produk-produk AGE yang lebih tinggi.

Lakukan Pemeriksaan Prediabetes dan Diabetes Rutin

Jika kamu punya prediabetes, kamu harus melakukan pemeriksaan diabetes rutin setiap tahun. Dokter kamu juga harus memeriksa tanda-tanda penyakit jantung, yang artinya termasuk melakukan screening tekanan darah dan kolesterol tinggi.

Baca juga 5 Masalah Pada Kulit Ini Rupanya Jadi Tanda-tanda Masalah Kesehatan Serius – Sudah Tahu?

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Miliki Tubuh Indah Ala Supermodel Gigi Hadid dengan Tips Diet Berikut Ini

Tubuh indah bak model seolah sudah menjadi standar