Mengalami kenaikan berat badan memang menjadi hal yang sangat tidak enak. Ya, kamu pun langsung berpikir bagaimana caranya untuk diet sehingga berat badan bisa kembali lagi seperti semula atau bahkan lebih kurang lagi. Namun sebelumnya ada baiknya kamu untuk tahu dulu berapa sih indeks massa tubuh kamu.

 

Mungkin kamu sudah sering mendengar tentang indeks massa tubuh ini. IMT serta lingkar pinggang menjadi dua hal yang bisa dipakai untuk metode pemeriksaan dini agar bisa memperkirakan status berat badan kamu. Jika kamu sudah tahu, maka kamu pun bisa tahu risiko penyakit yang mengancam sehingga amat penting untuk kesehatan.

 

Peran kalkulator indeks massa tubuh

Jika kamu bisa menerapkan pola hidup sehat dan kemudian diimbangi dengan aktivitas, maka bisa menjadikan kamu memiliki berat badan ideal yang sehat dibanding ketika kamu melakukan diet. Lalu bagaimana sih cara mengetahui berapa berat badan idealmu? Tenang saja karena saat ini sudah ada kalkulator berat badan ideal lho.

 

Di kalkulator berat badan ideal, kamu harus tahu berat badan kamu dalam kilogram serta tinggi badan dengan satuan sentimeter. Nantinya kalkulator ini akan bisa menunjukkan berapa Indeks Massa Tubuh kamu. Rumus dari IMT sendiri adalah berat badan (kg) dibagi tinggi badan (m) dikuadratkan (kg/m2). Terdapat rentang klasifikasi berbeda pada IMT untuk penduduk Asia dan Eropa serta Amerika. Namun, pembahasan kali ini akan membahas tentang IMT di populasi Asia, yakni:

 

  • Kurang dari 18,5

Setelah kamu menghitung, ternyata hasil dari kalkulator menunjukkan jika skor kamu adalah kurang dari 18,5. Ini berarti kamu tergolong dalam kategori underweight atau terlalu kurus. Jika kamu di angka ini, maka upayakan untuk penuhi asupan karbohidrat, lemak sehat, protein dan juga makan dengan seimbang. Ketika kamu terlalu kurus, maka sistem kekebalan tubuh pun akan lemah, tulang rapuh dan kamu akan mudah merasakan lelah.

  • Antara 18,5 sampai 22,9

Lanjut dengan nilai IMT di angka antara 18,5 hingga 22,9. Jika nilai kamu ada di antara angka tersebut, maka berat badannya sudah normal sehingga bisa dibilang jika kategori berat badannya sehat atau ideal. Untuk itu, ada baiknya kamu menjaga kesehatan kamu dengan tetap olahraga dan memilih makanan sehat. Tidak usah diet, fokus saja pada konsumsi makanan yang sehat.

  • Antara 23 sampai 24,9

Selanjutnya yakni di angka antara 23 hingga 24,9. Kategori ini masuk overweight atau sudah memiliki berat badan berlebih. Waspada jika angka ini yang muncul dari perhitunganmu dimana akan ada banyak sekali risiko penyakit yang bisa kamu dapati mulai dari stroke, kanker, hipertensi dan lain sebagainya. Jika sudah berada di angka tersebut, maka kurangilah asupan karbohidrat dan gula kamu. Olahraga juga harus lebih rajin lho ya.

  • Lebih dari 25

Ketika nilai IMT kamu sudah mencapai 25 atau bahkan lebih, ini berarti kamu sudah sangat gemuk dan masuk kategori obesitas. Bukan hanya dari segi penampilan saja, tapi risiko kesehatan kamu pun juga tinggi dengan penyakit diabetes, jantung hingga tekanan darah tinggi lho. Mulailah melakukan pola hidup dan makan yang sehat. Perbanyak sayur dan buah. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter dan ahli gizi.

 

Baca Juga:

Jangan Kaget Yaa, Ternyata Pistachio Dapat Membantu Kamu Mendapatkan Tubuh yang Ramping Lho

Jangan Kaget Ya. Inilah Perubahan Tubuh Wanita Usai Melahirkan

Mengenal Manfaat Teh Hijau Dan Cara Terbaik Untuk Mengkonsumsinya

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mengenal Makanan Berkalori Tinggi Dan Efek Sampingnya

Bagi para pejuang diet tentu sudah tidak asing