tanpa-obat-atasi-sakit-kepala-dengan-suasana-gelap

Saat kepala terasa sakit dan pusing hampir semua orang memilih untuk minum obat untuk menghilangkan pusing namun bagaimana jika sakit kepala terasa saat sedang puasa ? rasanya sayang sekali jika harus membatalkan puasa untuk minum obat sakit kepala.

Sebenarnya sakit kepala dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari hipoglisemia (sebuah simtoma rendahnya rasio gula darah yang terletak di bawah rentang normal), konsumsi kafein, perubahan pola tidur, hingga stres yang kita alami. Rasa pusing biasanya menyerang di siang hari atau sore hari sebelum waktu berbuka puasa.

Tapi jangan khawatir, kamu bisa mengatasi sakit kepala tanpa harus membatalkan puasa dengan melakukan beberapa hal berikut ini.

Kurangi dan Batasi Konsumsi Gula

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa salah satu penyebab pusing dikepala adalah hipoglisemia dimana simtoma rendahnya rasio gula darah yang terletak di bawah rentang normal. Jika kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula maka resiko sakit kepala saat berpuasa akan semakin besar karena saat sahur kadar gula darah bisa meningkat tajam tapi kemudian bisa langsung menurun dan bisa memicu sakit kepala. Untuk mencegahnya kamu bisa mengurangi dan membatasi konsumsi gula ladies.

Cairan Tubuh Tercukupi

Saat berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama seharian oleh karena itu pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup saat berbuka dan sahur karena otak manusia mengandung air sebanyak 75 persen, apabila kebutuhan cairan tidak terpenuhi maka kepala akan terasa sakit dan menjadi pusing.

Istirahat yang Cukup

“Penderita sakit kepala juga sebaiknya sebisa mungkin menghindari berbagai pemicunya seperti kekurangan cairan, stres, penat, dan kurang tidur selama Ramadan, di mana peluangnya sangat besar untuk terkena sakit kepala,” terang dr. Shevel. Cara yang paling mudah adalah dengan tidur atau segera dapatkan waktu istirahat yang cukup saat pusing atau sakit kepala menyerang.

Jika sakit kepala tak kunjung menghilang dan semakin nyeri sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Saran Memang Boleh Jadi Pemasukan, Tapi Jangan Langsung Percaya Saran Penata Rambut di Salon. Inilah Faktanya

Berdiskusi dengan penata rambut di salon tentu sudah