Teknik make up semakin lama semakin maju saja. Tak heran jika kini semua kekurangan yang ada di wajah pun seolah dengan mudahnya bisa tertutupi. Kamu pun kini bisa dengan mudah untuk mendapatkan produk make up di toko terdekat hingga toko online. Bingung cara aplikasikannya? Coba deh buka video tutorial make up di internet yang jumlahnya bisa mencapai jutaan video.

 

Tak bisa dipungkiri jika shading dan juga penggunaan bronzer menjadi salah satu proses dalam serangkaian teknik make up sehingga hasilnya bisa lebih sempurna. Meski demikian, shading dan bronzer sendiri kerapkali dianggap sama bagi banyak orang. Hmm, sebenernya sama nggak sih? Untuk mengetahui lebih jelasnya, maka berikut ini penjelasannya.

 

Shading atau contouring

Shading sendiri biasa dikenal dengan contouring. Teknik yang satu ini didefinisikan sebagai cara untuk bisa membentuk wajah dan fitur sehingga mampu ciptakan ilusi bayangan yang ada di kulit. Shading sendiri dibuat agar bisa menjadikan fitur wajah nampak lebih sempit dibanding dengan aslinya. Contohnya saja jika kamu melakukan shading di bagian tulang pipi, maka tujuannya pasti adalah menjadikan pipi nampak tirus. Sedangkan jika shading dilakukan di hidung, maka tujuannya yakni supaya hidung nampak mancung atau terlihat lebih tinggi. Banyak juga yang melakukan shading di bagian sisi dahi luar sehingga memberikan efek dahi nampak lebih sempit.

Dalam melakukan shading sendiri, maka kamu butuh warna coklat dengan tone 1 hingga 2 shade yang lebih gelap jika dibanding kulit asli kamu. Selain itu kamu pun butuh memilih warna coklat netral atau undertine cool yang tak mempunyai hint merah. Kamu juga harus pastikan jika warna shading yang dipakai tak mengandung adanya glitter ataupun shimmer. Kamu harus ingat jika tujuan dari shading sendiri adalah untuk memberi ilusi bayang di wajah. Untuk itu jangan memakai produk yang bisa berikan hasil akhir yang menjadikannya bertolak belakang lho.

 

Bronzer

Berbeda halnya dengan shading, bronzing dengan memakai bronzer adalah teknik make up yang dipakai untuk bisa berikan ilusi segar ataupun sun kissed look layaknya kulit yang terkena sinar matahari. Untuk informasi tambahan, bronzer sendiri biasa dipakai untuk bisa menjadikan wajah nampak lebih hidup, tidak flat dan juga segar usai kamu mengaplikasikan foundation ke wajah yang cenderung bisa jadikan kulit nampak pucat. Bronzer pun bisa diaplikasikan dengan tipis pada bagian ujung tulang pipi serta garis luar wajah di bagian dekat garis rambut lho.

 

Agar kamu bisa dapatkan hasil yang maksimal, maka pakailah bronzer yang warnanya warm undertone dimana umumnya terdapat hint warna merah. Apabila ingin nampak segar dan berseri maka bisa juga memakai bronzer yang memiliki kandungan glitter atau shimmer. Dengan demikian kamu akan bisa nampak segar dan glowing.

 

Itulah penjelasan singkat tentang teknik shading dan bronzing yang ternyata berbeda banget tujuannya. Jika sudah tahu, kamu tentu tak akan bingung lagi dalam pengaplikasiannya. Sudah siap mencoba kedua teknik ini dengan benar girls?

 

Baca Juga :

REVIEW: Queen Glamour Bronzing Brush Set

Penting! Cara Membentuk Alis Sesuai Dengan Bentuk Wajah

Ingin Terlihat Lebih Tirus? Kamu Bisa menggunakan Tips Mengaplikasikan Blush On Ini

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Tips Make Up Untuk Mata Kecil

Umumnya, wanita sering minder dengan mata berukuran kecil