Setelah berlari kencang dan latihan sebagian besar atlet terkesiap untuk napas dan sedikit juga yang mengembangkan masalah pernapasan. Jadi jika kamu seorang atlet maka ini akan menjadi kabar baik. Sebuah studi baru menemukan bahwa serangkaian teknik pernapasan baru dapat membantu atlit mengatasi disfungsi pita suara dan memperbaiki kinerjanya selama latihan intensitas tinggi. Disfungsi pita suara, sekarang juga disebut sebagai obstruksi laringeal yang diinduksi olahraga (EILO), meningkat untuk atlet setelah dilatih untuk menggunakan teknik baru yang dikembangkan di National Jewish Health di AS. “Teknik pernapasan baru ini  merupakan terobosan bagi atlet yang mencari pertolongan selama latihan dan kompetisi,” kata J Tod Olin, pengembang teknik pernapasan baru dan Profesor Associate di National Jewish Health di AS. EILO ditandai dengan penutupan saluran napas bagian atas yang tidak disengaja dan tidak tepat selama latihan intensitas tinggi. EILO menyebabkan sesak napas saat berolahraga dan mengurangi kinerja olahraga, dan dapat berdampak negatif pada kemampuan atlet untuk berolahraga dan berkinerja baik. Episode EILO bisa berisik dan mengerikan bagi pasien dan pengamat episode. Dengan teknik baru ini, diagnosa dilakukan dengan mengamati jalan nafas bagian atas dengan kamera fleksibel yang disisipkan di jalan napas selama sebuah episode. Teknik pernafasan baru, yang sekarang dinamai dengan TOlin Exercise-Induced Laryngeal Obstruction Biphasic Inspiration Techniques (EILOBI), dikembangkan dan diperkenalkan oleh Olin, dan merupakan subjek penelitian.

Setelah penelitian ditemukan, dua pertiga subyek penelitian melaporkan bahwa teknik tersebut efektif dalam mengobati gejala, sementara 79 persen memastikan bahwa mereka dapat diimplementasikan selama berbagai kegiatan olahraga. Selain itu, 82 persen secara positif mengevaluasi proses pengajaran. Hampir semua subjek telah menerima beberapa jenis latihan pernafasan sebelum mempelajari satu atau lebih teknik Olil EILOBI. “Penggunaan data video real-time dari laringoskopi terus-menerus memungkinkan kami merancang serangkaian tiga teknik pernapasan yang membantu atlet membuka saluran napas yang tersumbat selama latihan dengan intensitas tinggi,” kata Olin. Masing-masing teknik pernapasan yang dijelaskan dalam penelitian ini berfokus pada perubahan aliran udara yang tepat dan sengaja selama bagian pernafasan. “varian lidah” melibatkan pernapasan secara merata antara hidung dan mulut. “Varian gigi” mengharuskan pasien untuk menghasilkan penghambatan inhalasi yang tinggi dengan cara memaksa udara masuk melalui giginya, lalu dengan cepat membuka mulut sehingga memungkinkan udara mengalir dengan bebas. Varian ketiga adalah “varian bibir” di mana udara pada awalnya dihirup melalui bibir yang mengerut dan kemudian mulut tiba-tiba terbuka, menjatuhkan resistensi dan membiarkan udara masuk melalui mulut. Juga pelajari tentang beberapa tips terbaik bagi atlit untuk mengelola stamina mereka.

  1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Image result for mengonsumsi makanan sehat

Makanan rendah lemak, mentah dan makanan mengandung protein tinggi harus disertakan dalam makanan sehari-hari jika kamu seorang atlet. Makanan ini membantu dalam menyediakan semua nutrisi penting yang diperlukan untuk stamina tubuh mereka.

  1. Menyertakan Karbohidrat

Image result for mengonsumsi karbohidrat

Karbohidrat sangat penting untuk membangun otot, ini membantu meningkatkan stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh. Makanya menyertakan karbohidrat adalah suatu keharusan jika kamu seorang atlet.

  1. Latihan Reguler

Image result for workout secara rutin

Latihan minimal selama 30 menit, 5 hari seminggu sangat penting jika kamu seorang atlet. Jika kamu melewatkan olahraga teratur maka kamu mungkin kehilangan stamina tubuh kamu.

 

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mengenal Faktor Yang Memungkinkan Pasangan Untuk Yang Sulit Memiliki Keturunan

Anak tentu menjadi anugrah yang amat besar untuk