hn_bb_adhdtips_part1_timemanagement_02-18-14_1215-img_1280x720

Kamu kerap kali mendengar perbedaan antara bekerja full-time atau bekerja part-time (paruh waktu). Tapi, bisa jadi kamu masih bingung juga menentukan mana yang terbaik untuk kamu pilih dan jalani. Kamu tidak perlu khawatir, ladies. Kamu bisa menyimak uraian berikut ini sebagai bahan pembanding mana yang lebih cocok untukmu, pekerjaan full time atau yang paruh waktu.

Kemampuan
Ketika kamu bekerja secara full-time, kamu akan terfokus untuk mengerjakan satu bidang sesuai dengan desk job, sehingga kamu akan semakin mahir dalam bidang yang digeluti tersebut. Sedangkan bekerja paruh waktu menawarkanmu pengalaman yang bervariasi dan membekalimu kemampuan tertentu di luar rutinitasmu.

Jam Kerja
Bekerja full-time memang menuntut waktu kerja yang lebih lama daripada kerja paruh waktu. Bekerja full-time berarti juga memiliki jam kerja tetap yang sama setiap harinya. Sedangkan bekerja paruh waktu, memiliki jam kerja yang relative fleksibel, tidak selama jam kerja full-time dari pagi hingga sore. Jam kerja paruh waktu biasanya disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan saja.

Kompensasi
Selain menawarkan kompensasi yang lebih tinggi ketika beban kerja meningkat, pekerjaan full-time juga seringkali menawarkan rasa aman dengan memberikan berbagai macam asuransi. Namun tidak menutup kemungkinan juga apabila kamu menerima kompensasi yang besar dari pekerjaan paruh waktu. Karena kamu bisa bekerja di beberapa perusahaan sekaligus, mengingat jam kerja paruh waktu tidak terikat yang penting kamu piawai mengatur waktu dan bekerja sesuai target perusahaan.

Eksistensi
Kamu akan dikenal oleh lingkungan internal kantor sehingga membuka koneksi dan peluang promosi, jika kamu memilih bekerja full-time. Sedangkan, bekerja paruh waktu juga bisa membuatmu dikenal di berbagai tempat dari berbagai bidang pekerjaan dan tidak menutup kemungkinan kamu akan ditarik menjadi pegawai tetap di salah satu tempatmu bekerja paruh waktu.

Jadi, mana yang cocok untukmu, ladies?

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Punya Masalah dengan Percaya Diri? Begini Caranya Ningkatin Rasa Pedemu

Jika kamu merasa bahwa kamu adalah satu-satunya orang