Pendekatan biasanya dimulai dari pihak pria. Meski demikian, wanita pun juga memiliki hak untuk bisa melakukan pendekatan duluan. Jika kamu termasuk tipe wanita yang berani untuk ambil langkah pertama, maka tentu kamu juga butuh usaha ekstra keras dibanding wanita yang hanya menunggu saja.

Pendekatan itu penting untuk pria dan wanita sambil mendalami karakter dan perasaannya. Jika memang si dia pun terlihat tertarik padamu, maka jangan terlalu senang dulu karena kamu juga tidak boleh salah langkah. Dengan demikian maka pendekatan pun akan kian mulus dan gebetanmu makin yakin padamu. Inilah hal penting yang bisa kamu lakukan.

1. Inisiatif mengajak lebih dulu

Pria idamanmu terkesan masih pasif? Jangan ikutan pasif dong, ambilah langkah pertama duluan. Kamu bisa berinisiatif untuk mengajaknya lebih dulu dibanding hanya sekedar menunggu. Ajaklah dia untuk hang out misalnya makan di luar, nonton atau aktivitas sederhana lainnya. Setidaknya dari sini kamu bisa tahu jika dirinya memberikan respond yang baik atau tidak. Hal ini pun akan bisa memberikan sinyal untuknya jika bukan hanya dia yang memiliki rasa, tapi begitupun dengan kamu. Jinak-jinak merpati itu perlu, tapi bukan berarti harus terlalu mahal dalam hal ini.

2. Hindari posesif

Dalam masa pendekatan, kamu harus hindari sikap yang bisa menjadikan priamu menjadi ilfeel. Sikap yang biasa dimiliki wanita adalah suka mengatur dan posesif. Nah, kedua sifat ini wajib untuk kamu singkirkan. Cemburu tentu boleh, tapi jangan sampai kamu tidak bisa kontrol rasa cemburu itu sehingga terkesan menjadi posesif di matanya. Selain itu jangan terlalu mengatur hidupnya, kamu harus ini, harus itu, pakai ini, pakai itu dan lain sebagainya. Hentikan! Si dia sudah dewasa dan tahu apa yang harus dilakukannya. Lagipula ini masih pendekatan lho.

3. Mulai dengan proses berteman

Masa pendekatan bisa kamu mulai dengan menjadi temannya. Biasanya pria akan merasa cocok ketika segalanya diawali dengan sebuah hubungan netral yakni teman. Tapi kamu juga harus tahu batasan teman dan gebetan lho ya. Jangan sampai karena gebetanmu sudah terlalu nyaman menjadi teman, kamu akhirnya terjebak friendzone. Cara ini memang beresiko, tapi tingkat keberhasilan untuk jadi pasangannya cenderung cukup tinggi.

4. Buat dia penasaran

Sudah naluriah jika insting pria adalah sebagai pemburu, bukan diburu. Oleh karena itu jangan sampai kamu juga terlalu membuka diri padanya. Berikan sedikit jarak dan juga intensitas padanya. Jangan sampai kamu terlihat terlalu mengejarnya. Hindari terlalu agresif dan terkesan dengan egalanya. Beri dia rasa penasaran juga sehingga kamu pun bisa melihat apakah priamu juga berusaha untukmu.

5. Deadline harus ada

Umumnya pendekatan dijalani selama kurang waktu 3 bulan. Sebetulnya ini bukan deadline, mengingat hubungan adalah masalah hati. Jika kamu merasa sudah nyaman saat bersamanya, begitu juga dengan dirinya, tapi jika sampai hitungan hingga berbulan-bulan belum ada kejelasan, maka tanyakanlah arti hubungan kalian. Tidak salah kok membicarakannya. Toh sebagai wanita kamu tetap butuh kejelasan dan tentunya ada hati yang tidak bisa menunggu untuk selamanya kan?

Baca Juga Untuk Apa Kamu Masih Memperjuangkannya Apabila Kamu Berjuang Dalam Hubungan Yang Buruk?

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mau Tahu Seperti Apa Pasangan Kamu Kedepannya Setelah Berumah Tangga? Apakah Bisa Menjadi Seorang Kepala Keluarga Yang Baik?

Sebuah hubungan tentu tak akan pernah selalu lurus