Mau Ambil Hati Mertua? Inilah Tips Jadi Menantu Kesayangan

Wanita memang sudah tentu berkewajiban untuk ikut suaminya usai dirinya mengikrarkan ikatan suci pernikahan. Usai menikah, biasanya wanita pun diboyong menuju rumah suaminya. Kamu mungkin kagok sekali pertama kali hidup berdua bersama suami. Makin kagok lagi jika kamu masih serumah dengan mertua.

Tidak usah berkecil hati. Kini mertua kamu sudah resmi jadi orang tua kamu juga lho. Kamu harus berusaha bagaimanapun untuk bisa menyayangi mereka layaknya kamu sayang pada orang tua kamu. Meski mungkin akan sering sekali terjadi perselisihan dan perbedaan antara kamu dan mertuamu, tapi kamu harus tetap bertahan lho ya karena itu sudah konsekuensi. Namun, bukan tak mungkin kok kamu bisa jadi menantu kesayangan. Ini lho tipsnya.

Utamakan Suamimu, Dia Adalah Prioritas Kamu Sekarang

Sebagai seorang istri, kamu tentu wajib hukumnya untuk berbakti kepada suami. Namun, ketika kamu tinggal bersama dengan mertua, maka kewajibannya jadi dobel dong. Kamu tentu juga harus membantu urusan rumah tangga di rumah mertua kamu itu. Tapi jangan lupa untuk tetap utamakan kebutuhan suami dulu ya. Jika kebutuhannya semuanya telah terpenuhi, maka lanjutkan dengan membantu kebutuhan mertua kamu. Suami nomor satu ya.

Jadilah Dewasa Dan Berusaha Mengasah Kesabaran

Kerap kali mertua menjadi sosok yang menuntut, terutama mertua perempuan. Biasanya banyak tuntutan agar kamu jadi sesuai dengan standarnya. Sebetulnya bukannya cerewet, mertua hanya ingin kamu menjadi lebih baik mengingat pengurusan anaknya sekarang ada di tanganmu. Namun, jika kamu sudah merasa sangat kesal maka tahan dan tahan saja. Kamu boleh kok menyampaikan pendapat, tapi tetap dengan norma kesopanan dan pastinya lemah lembut. Pasti mertuamu akan mendengarkan dan paham. Ini menjadi waktu kamu berlatih sebagai sosok istri dan calon ibu yang baik karena bisa sabar dan dewasa menghadapi apapun.

Jangan Cemburu Saat Suami Dekat Dengan Orang Tua Atau Saudaranya

Orang tua pastilah sangat mengutamakan anaknya. Tidak heran jika suamimu mungkin kadang masih dekat sekali dengan orang tua dan kakak adiknya. Di hati mungkin kamu merasakan sedikit rasa cemburu. Ingat ya, suamimu hidup bersama mereka sampai umurnya saat ini lho. Kedekatan sudah pasti ada. Untuk itu ada baiknya jika kamu memberikan waktu untuknya dalam bercengkrama. Jangan cemburu dengan kedekatan itu. Semua butuh waktu untuk suami beradaptasi bahwa sudah ada kamu di hidupnya.

Sesekali Ngobrol Dengan Mertua Itu Penting

Komunikasi adalah modal awet dalam sebuah hubungan. Jika kamu mau berusaha untuk berkomunikasi dengan mertua, maka mertua kamu pun akan berusaha untuk mulai terbuka denganmu. Dengan komunikasi yang saling terbuka, maka kesalahpahaman pastinya akan lebih bisa untuk diminimalisir. Tak ada salahnya kamu ngobrol apapun dan bercerita baik-baik, misalnya kesulitan ketika menjadi seorang ibu rumah tangga. Dengan demikian, lama-kelamaan kamu akan merasakan layaknya mertuamu seperti orang tua sendiri.

Jika mertuamu memberikan usul, maka ada baiknya kamu dengarkan dengan baik. Kamu perhatikan nasihatnya. Kamu harus ingat jika pernikahanmu bukan melulu tentang kamu dan suami saja, tapi juga tentang keluarga dan orang yang ada di sekitarnya.

Baca Juga:

^  Review NYX Eyebrow Cake Powder
^  Apakah Hubungan Rumah Tangga Akan Rusak Karena Masalah Uang?
^  5 Panduan Gaya Untuk Interview Yang Bisa Kamu Contek

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Dia Tidak Perna Menganggap Kamu Ada. Masih Maukah Kamu Bertahan?

Coba Renungkan, Masihkah Kamu Ingin Bertahan Dengan Dirinya