Kita semua tahu bahwa minyak ikan memiliki banyak amnfaat untuk kesehatan kita. Sebagian besar manfaat kesehatan dari minyak ikan dapat dikaitkan dengan adanya asam lemak esensial omega-3 seperti asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA) di dalamnya. Sedangkan asam lemak esensial lainnya yang berguna dalam minyak ikan meliputi asam alfa-linolenat atau ALA dan asam gamma-linolenat atau GLA. Sementara minyak ikan memiliki banyak kualitas bermanfaat, ada banyak hype seputar kemungkinan penerapannya, dan tidak semuanya akurat, jadi waspadalah saat membaca literatur tentang minyak bermanfaat ini.

Di bawah ini, kita akan mengeksplorasi berbagai manfaat minyak ikan yang terbukti, beberapa di antaranya didasarkan pada bukti ilmiah yang nyata sementara yang lain hanya didasarkan pada penelitian hewan saja. Jadi kalian harus mempelajarinya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan yang tepat, daripada terpengaruh oleh propaganda negatif dan positif tentang aplikasi menguntungkan minyak ikan.

Berbagai jenis ikan yang merupakan sumber minyak yang baik dan umumnya ditemukan antara lain ikan tenggiri,  herring, sarden, tiram, tuna albacore, tuna sirip biru, tuna sirip kuning, turbot, pilchard, ikan teri, dan salmon. Kualitas minyak ikan sangat tergantung pada jenis ikan dari mana minyak tersebut diambil.

  1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Menurut American Heart Association (AHA), uji klinis telah menunjukkan bahwa omega-3 efektif dalam mengurangi kejadian penyakit kardiovaskular (CVD). Minyak ikan merupakan sumber omega-3 yang hebat dan oleh karena itu dapat  mengurangi risiko penyakit jantung dan aritmia jantung. Selain itu, minyak ikan juga dapat  menurunkan tingkat kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Tidak hanya itu saja, minyak ikan juga  dapat digunakan untuk mencegah aterosklerosis pada pasien koroner. Dengan demikian, minyak ikan efektif dalam mencegah stroke dan penggunaan minyak ikan secara teratur dapat membantu mencegah kematian jantung mendadak. Sesuai dengan American Heart Association, temuan awal ini masih perlu dikonfirmasi oleh penelitian terperinci lebih lanjut.

  1. Menurunkan Berat Badan

Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Peter Howe di University of South Australia telah menunjukkan bahwa minyak ikan meningkatkan keefektifan olahraga dalam upaya mengurangi berat badan. Relawan yang diberi minyak ikan dalam makanan mereka menunjukkan penurunan berat badan yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak rutin mengkonsumsinya. Hal ini karena minyak ikan mengandung asam lemak omega-3, yang membantu mempromosikan penurunan berat badan, sehingga kombinasi latihan fisik dan asupan minyak ini membantu mengurangi lemak tubuh secara signifikan lebih cepat.

  1. Meningkatkan Imunitas

Hal ini diyakini bahwa mengonsumsi secara rutin minyak ikan akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu, sehingga memungkinkan kamu untuk melawan terjadinya penyakit umum seperti pilek, batuk, dan flu sangat besar.

Asam lemak omega-3 hadir dalam minyak ikan memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan mempengaruhi aktivitas dan jumlah sitokin dan eikosanoid yang ada di tubuh kita. Periset juga telah mempelajari efek dari tepung ikan dan minyak ikan pada sistem kekebalan tubuh babi dan menemukan bahwa minyak ikan membantu pertumbuhan hewan. Penelitian serupa yang dilakukan pada tikus di Taichung Veterans General Hospital, Taiwan, juga memberi hasil positif. Minyak ikan bermanfaat bagi pasien yang menderita lupus, yang merupakan penyakit autoimun yang ditandai oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang organ dan jaringannya sendiri. Studi juga menunjukkan bahwa minyak ikan membantu mengurangi demam, ruam kulit, dan kelelahan.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Dear Ladies, Kamu Bisa Melakukan cara-Cara Ini Buat Menjauhi Kanker Payudara!

Apa pun yang kamu rasa tentang payudaramu, buah