Assalamualaikum.

Masker kefir adalah masker yang bisa dipakai untuk detoks mengeluarkan racun-racun di wajah. Nah, biasanya kalo judulnya detoks, biasanya ada judul lanjutannya tuh, purging. E, tapi purging biasanya tidak akan lama kalo aku baca di review blogger lain yang sudah coba. Malahan bisa bantu untuk menyehatkan kulit. Hmmm gimana ya reaksi di kulit saya? Secara kan yang namanya skin care  reaksinya akan beda-beda di setiap wajah.

Sebelum masuk ke ulasan lebih dalam, saya mau ceritakan kondisi kulit saya sebelum memakai masker kefir dari Masque Maison ini. Kulit saya waktu itu baru sembuh dari kekeringan parah dan dalam kondisi kombinasi normal ke berminyak. Ada beberapa bekas jerawat di bagian dagu, komedo yang timbul tenggelam dibagian hidung dan pipi, pori-pori yang agak besar, dan sedikit jerawat batu kecil di bagian dagu. Nah itu tadi kondisi kulit saya, jadi nanti saya akan cerita bagaimana kondisi kulit saya setelah pakai maskernya.

Kemasan masker dari masker kefir dari Masque Maison ini dari pot yang tutup ulirnya cukup kuat. Selain itu, supaya menjaga keamanan maskernya dibagian mulut potnya juga ada segelnya. Masker ini harus banget disimpan di lemari es tapi bukan di bagian pembeku esnya ya.

 Manfaat dari masker kefir Masque Maison :

1. White Kefir : membuat kulit menjadi glowing dan tidak kusam, memutuskan siklus ketergantungan cream dokter

VARIAN:
2. Chocolate kefir : seluruh manfaat White Kefir plus anti oksidan tinggi untuk melawan penuaan pada kulit, menjaga serangan racun dan kuman, menutrisi, melembabkan dan anti stress

3. Green Kefir :
Seluruh manfaat White Kefir plus
Untuk jerawat, melindungi dr sinar UV, anti aging, kulit berminyak dizona T dan kering dipipi, membantu menyamarkan kantung mata

4. Violet Kefir :
Seluruh manfaat White Kefir plus
Menjaga elastisitas kulit dgn kandungan kolagennya, meningkatkan tekstur kulit, membuat kulit kenyal dan menyamarkan kerutan

5. Black Kefir :
Seluruh manfaat White Kefir plus
Menyerap seluruh kotoran yg menyumbat pori2, kulit berminyak, membuat kulit halus dan bebas jerawat, menyamarkan flex hitam

Nah, di box pengirimannya dulu juga dilengkapi sama petunjuk penggunaan dan penyimpanannya.

Seperti masker kefir pada umumnya, masker kefir Masque Maison yang saya pakai ini masih yang original. Karena saya lihat di instagramnya Masque Maison sekarang ada beberapa varian baru. Nah untuk yang saya punya ini warnanya putih gading. Teksturnya lembut seperti yogurt. Aromanya menurut saya persis seperti cheese cake. Berhubung saya ini demen banget sama cheese cake, makanya saya suka. Tapi beberapa orang mungkin ada yang kurang suka karena memang aromanya cukup kenceng seperti tape.

Pengaplikasiannya juga cukup mudah dan irit. Sesuai petunjuk penggunaanya, ambil maskernya pakai sendok dan dipindahkan ke cawan kecil atau tempat lainnya. Ngambilnya juga jangan banyak banyak, cukup 3/4 sendok aja. Dan itupun sudah bisa untuk sewajah. Saya biasanya aplikasikannya sekalian pakai sendok dingin, jadi makin anyes di muka pas aplikasikan maskernya. Hummm, nyusss.

Aplikasikannya tidak usah tebal-tebal, cukup tipis saja. Kalau saya, biasanya saya konsentrasikan dibagian yang bermasalah di wajah seperti area dagu yang ada jerawat batunya, area hidung, dan area pipi yang berpori besar.

Setelah itu tunggu 15 sampai 20 menit. Ketika mengering biasanya cara saya membilas itu dengan melembabkan tangan dengan air, lalu pijat wajah supaya masker bisa lebih bekerja lagi. Sekalian pijat scrub wajah gitu. Setelah itu bilas dengan air seperti biasa.

Efek pertama yang saya rasakan setelah dibilas, rasanya masih klinyit, makanya abis itu saya biasanya bilas lagi pakai facial wash.

Satu pot saya bisa pakai 9 hari dengan pemakaian 2 kali sehari. Dan memang dua pot itu bisa dipakai untuk 20 harian.

 Apakah saya purging? Ya, hari ke empat saya merasa ada satu jerawat kecil dibagian kening dan satu dibagian dagu. Tapi, yang saya rasakan juga kalau masker kefir ini juga bantu mempercepat penyembuhan jerawat, buktinya jerawat dua itu tadi cepat matang dan kering dalam waktu dua hari.

Lalu apa kabar jerawat batu di dagu saya? Nah ini, kabar gembiranya. Jerawat batunya berkurang dan yang saya rasakan bagian dagu makin menghalus. Tapi untuk masalah bekas jerawat, sepertinya butuh waktu yang lebih lama, karena saya belum merasa bekas jerawatnya memudar.

Manfaat lain yang saya rasakan? Pori-pori. Yasssh, saya merasa kalau pori-pori saya terasa agak mengecil. Saya mulai merasakan itu ketika menghabiskan satu pot masker kefir. Lalu komedo, nah untuk komedo memang masker kefir ini tidak serta merta menghilangkan komedo. Tapi saya merasa kalau masker kefir ini memperlama munculnya komedo. Jadi hidung saya bisa lebih lama bersih dari komedo, aww senang.

Dikemasan disebutkan kalau bisa membuat wajah kering. Tapi dikulit saya yang kombinasi berminyak ini tidak membuat kering. Malahan ya, biasanya kalau saya habis pakai masker lain di wajah saya, pas pagi harinya minyak keluar banyak bejibun dah pokoknya mah. Tapi pas pakai masker ini saya merasa produksi minyak berkurang. Pagi hari ketika saya bangun memang masih ada minyak, tapi tidak seheboh biasanya. Wajah juga lebih lembab dan kenyal.

Sayangnya saya kurang merasa kalau wajah saya semakin cerah dan bekas jerawat juga belum memudar. Mungkin butuh pemakaian lebih lama supaya bisa mendapat hasil wajah lebih cerah dan bekas jerawat memudar.

Nah, yang saya ceritakan diatas tadi itu pengalaman saya pakai masker kefi Masque Maison. Perlu diingat kalau efek dari skin care itu berbeda di setiap kulit wajah. Jadi pengalaman saya tadi bisa dijadikan referensi kalau mau coba masker kefir.

Product price: Rp 135,000

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Packaging rating
Product rating
Price rating
Summary
Repurchase? Yes

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

REVIEW: Utama Spice Castor Oil

Hello guys, balik lagi sama aku ^^ Kali