gigi

Banyak orang yang masih menyepelekan sakit gigi. Kebanyakan dari mereka membiarkan sakit gigi hingga sembuh sendiri tanpa dibawa ke dokter gigi dan mencari tahu apa penyebab sakit gigi tersebut. Keengganan atau kelalaian memeriksa dan mengecek keadaan gigi dua tahun sekali juga akan berakibat buruk pada kesehatan tubuh lainnya. Biasanya, sakit gigi yang membuat penderita mengalami ngilu yang sangat adalah karena gigi yang berlubang. Namun lagi-lagi, j jika dibiarkan, akan banyak risiko kesehatan berbahaya yang dapat menyerangmu. Ada beberapa hal yang mengancam kesehatan organ dan tubuhmu jika kamu menyepelekan gigi berlubang, diantaranya adalah:

Kanker Mulut

Risiko terbesar dari gigi berlubang yang lama terinfeksi adalah kanker mulut. Hal pertama yang sangat rentan terjadi jika gigi berlubang dibiarkan terus-menerus karena bakteri yang terus tumbuh di dalam mulut menjadi pemicu terjadinya kanker mulut tersebut.  Lubang gigi yang dibiarkan akan semakin menuju ke area gigi bagian dalam dan akan menginfeksi banyak area lainnya.

Sakit Jantung

Pertumbuhan kuman dan bakteri yang pesat di dalam mulut akibat gigi berlubang dapat menyebabkan kuman tersebut menyerang klep jantung. Kuman tersebut akan menggerogoti klep jantung. Hal ini adalah penyebab peradangan jantung bagian dalam atau biasa disebut endocratis.

Sakit Ginjal

Kuman yang lama bersarang dalam mulut dan menyebabkan rasa nyeri yang sering timbul akan menyebabkan pembengkakan gusi karena gigi yang sudah terinfeksi tersebut menjadi tempat bakteri terus-menerus. Kuman dan bakteri yang bersarang di gigi juga akan mengakibatkan organ dalam lainnya terinfeksi, seperti ginjal. Jika terus dibiarkan, akan menyebabkan komplikasi yang menyebar ke organ-organ lainnya.

Nyeri Mata

Selain pada ginjal, bagian tubuh lain yang paling sering terserang infeksi dan kuman akibat gigi berlubang adalah mata. Ketika gigimu berlubang, coba rasakan bagian atas mata yang terasa nyeri sehingga kamu akan lekas merasa lelah. Hal ini terjadi karena gigi dan mata memiliki saraf utama yang sama.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Apakah Kelelahan yang Kamu Alami Adalah Gejala Masalah yang Lebih Besar?

Kelelahan kini menjadi sesuatu yang banyak terjadi dimana-mana