4-ciri-utama-hubungan-yang-bahagia

Setiap menjalin sebuah hubungan, biasanya seorang perempuan berharap menikah dengan laki-laki yang baik dan bisa memberi rasa bahagia, aman, dan nyaman dalam hidupnya. Kita juga berharap memiliki pasangan yang pengertian, sabar, dan pengertian. Tetapi walaupun begitu, kita tetap harus menerima kekurangan yang dimiliki pasangan apabia dia tidak memiliki kepribadian seperti yang kita harapkan. Karena setiap orang pasti mempunyai sisi buruk dan baik, begitu juga dengan kamu. Tetapi saat kamu memang ingin melanjutkan hubungan ini ke jenjang yang lebih serius, maka kamu harus tahu apakah pasangan kamu adalah orang yang tepat. Jangan sampai kamu memilih orang yang bisa membuat hidup kamu tidak bahagia. Ada beberapa pria yang harus kamu pertimbangkan lagi untuk dinikahi karen amempunyai sifat-sifat ini, yaitu :

  1. Cenderung Lebay

Jika priayang akan kamu nikahi adalah pria yang cenderung Lebay, suka narsis, dan mendramatisir keadaan, coba kamu pikirkan kembali apakah pria itu layak untuk dijadikan kepala rumah tangga. Karena biasanya pria yang membuat hubungan bahagia adalah pria yang bijaksana tetapi sabar dan lemah lembut.

  1. Memaksamu Menjadi Orang Lain

Suatu hubungan harus dilandasi rasa saling menerima kekurangan dan kelebihan pasangan. Jika pria yang akan kamu nikahi memaksamu menjadi seseorang yang diinginkannya, mengekangmu, dan tidak memberi kesempatan kamu menjadi diri sendiri, kamu harus pikirkan kembali apakah akan tetap menikahinya. Karena kebahagiaan akan datang jika kamu menjadi diri sendiri.

  1. Tukang Bohong

Suatu hubungan tidak akan pernah bahagia jika didalamnya berisi kebohongan. Karena jika suatu kebohongan terungkap, biasanya akan terungkap kebohongan lain yang menyakitkan. Jadi jika kmau mempunyai pasangan yang seperti itu, pikirkanlah kembali untuk menikahinya.

  1. Kasar

Pikirkanlah kembai jika pria yang akan kamu nikahi mempunyai sifat yang kasar, tempramen dan suka main tangan. Karen ajika sudah menikah nanti bisa saja dia berbuat yang ebih kasar dari sekarang. Banyak pernikahan yang berakhir karena adanya kekerasan didalamnya.

  1. Pribadi yang Pasif

Jika kamu mempunyai pasangan yang pasif, tidak punya inisiatif, tidak punya niat untuk membuat kmau bahagia, dan bahkan tidak tanggap dengan kebutuhanmu, kamu harus benar-benar memikirkannya kembali. Mana mungkin orang yang mempunyai sifat seperti itu bisa menjadi ayah dari anak-anak kamu kelak.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Cara Berhenti Merasa Insecure  Dalam Sebuah  Hubungan

Hubungan antara pria dan wanita sangat sulit ditangani.