Memutuskan untuk menjadi orang tua berarti kamu akan menjalani kehidupan yang penuh tantangan setiap harinya. Karena, mengasuh anak tidak semudah yang dibayangkan. Kamu harus tahu betul cara menangani anak ketika dia sedang rewel, ketika dia berbuat hal yang tak semestinya, ketika dia tidak sopan, dan sebagainya.

Meskipun demikian, ada lagi hal yang bisa sangat mengganggu, yaitu ketika anak orang lain berbuat tidak semestinya atau berbuat onar di sekitar kamu. Tentu saja sebagai orang dewasa dan sebagai seseorang yang juga punya anak, kamu perlu bersikap bijak dalam menanggapinya.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa diterapkan ketika menghadapi anak orang lain yang suka membuat onar :

  1. Jangan ikut campur jika tidak perlu

Ketika anak kamu dan anak orang lain berselisih atau berkelahi, entah karena berebut mainan atau karena tidak sengaja mendorong maupun menginjak, maka jangan ikut campur terlebih dahulu, melainkan lihat situasinya. Jika dirasa tidak perlu, kamu boleh diam sambil mengawasi. 

Namun, jika sudah ada tanda-tanda bahaya di mana anak saling menyakiti, kamu boleh menyelamatkan kedua anak itu dari situasi bahaya. Setelah melerai mereka, buat mereka saling meminta maaf dan mengutarakan kekesalan masing-masing.

  1. Bicaralah layaknya seorang guru

Ketika menghadapi anak yang suka berbuat onar, kamu tidak boleh berbicara dengan nada tinggi yang agresif, karena itu termasuk ke dalam kekerasan, apalagi jika dia adalah anak orang lain. 

Nah, sebagai gantinya, bicaralah layaknya seorang guru. Kamu boleh mengomeli anak nakal dengan cara yang baik dan berwibawa. Jika dia merusak mainan, maka jelaskan konsekuensinya layaknya seorang guru yang sedang mengajar.

  1. Kendalikan situasi dengan memberikan pilihan bermain 

Ada kalanya, seorang teman datang membawa anak mereka ke rumah kamu. Ternyata, anaknya justru mengambil barang-barang kamu dan membuat ruangan berantakan. Jika teman kamu tidak bereaksi atas kelakuan nakal anaknya, maka kamu boleh angkat bicara.

Jangan menegur anak secara agresif, tapi coba berikan pilihan bermain lain untuknya, karena kemungkinan besar dia hanya bosan. Kamu bisa menyuruhnya untuk bermain di halaman rumah, atau menonton televisi.

  1. Membacakan aturan rumah kepada teman anak

Pernahkah kamu merasa tidak suka ketika anak kamu bergaul dengan seorang anak tetangga atau teman sekolah yang nakal? Tentu kamu ingin melindungi anak kamu dari pengaruh buruk, bukan? Tapi, di sisi lain kamu tidak bisa mengusir teman anak kamu ketika dia datang.

Nah, solusinya, coba bacakan aturan rumah kepada anak kamu dan temannya itu. Berbicaralah layaknya guru dan buat mereka paham dengan aturan tegas kamu. Ingat, tegas bukan berarti agresif. Kamu bisa tetap tegas dengan sikap yang lembut dan menyenangkan. 

Dengan menjadi tuan rumah yang ramah dan menyenangkan, kamu bisa mendapatkan kepercayaan dari teman anak kamu itu, sehingga mereka akan cenderung bermain di rumah.

Meskipun dapat menambah pekerjaan rumah dengan menyediakan camilan, minuman, dan harus merapikan tempat setelah teman anak pulang, tapi ini adalah pilihan terbaik karena kamu bisa mengawasi mereka secara langsung.

Baca Juga :

Alternatif untuk Software Zoom Terbaik untuk Konferensi Video

3 Tanda Bahwa Kamu Adalah Pengacau Dalam Hubungan

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

7 Olahraga Untuk Kamu yang Mager, Bisa Dilakukan Sambil Berbaring di Tempat Tidur

Olahraga adalah kebutuhan dasar yang memang harus dilakukan