Tekanan darah kamu pasti pernah diperiksa atau diukur berkali-kali di rumah sakit, puskesmas atau klinik tempat kamu berobat, kan? Jadi tentunya kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah tekanan darah.

Tapi, apakah kamu tahu sebenarnya apa itu tekanan darah? Lalu, apa itu tekanan darah tinggi? Bagaimana cara menurunkan tekanan darah tinggi? Yuk, simak jawabannya berikut ini.

Pengukuran Tekanan Darah

Tekanan darah, atau tekanan arteri, adalah tekanan di mana darah mengalir melalui arteri, atau tekanan yang diberikan darah pada dinding arteri. Dalam pengukuran tekanan darah, akan didapat dua angka. XX/YY.

Angka pertama dalam pengukuran dikenal sebagai tekanan darah sistolik, yaitu tekanan di arteri saat jantung berdetak. Angka kedua adalah tekanan darah diastolik, yaitu tekanan arteri di antara detak jantung. Selisih atau perbedaan antara kedua tekanan tersebut dikenal sebagai tekanan nadi.

Tekanan darah yang normal itu berapa sih? Lalu bagaimana dengan tekanan darah tinggi?

Tekanan darah yang normal atau sehat ada di angka kurang dari 120/80.

Jika seseorang memiliki tekanan darah dengan angka pertama melebihi 140, atau dengan angka kedua lebih tinggi dari 90, maka orang tersebut menderita hipertensi, atau tekanan darah tinggi.

Jika tekanan darah lebih dari 180/120, maka seseorang dianggap menderita hipertensi berat. Meskipun hipertensi sering kali tidak memiliki gejala, seiring berjalannya waktu, masalah ini akan berujung pada penyakit jantung dan stroke.

Seseorang berada pada fase pre hipertensi ketika tekanan sistolik, atau angka teratas, berada di antara 121 sampai 139, kemudian tekanan diastolik, atau angka bawah, berada di antara 81 sampai 89.

Mengapa kita harus memperhatikan  tekanan darah?

Tekanan darah tinggi berasal dari peningkatan resistensi arteri. Jantung kamu harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke organ vital kamu jika tekanan darah kamu tinggi. Seiring waktu, hal ini dapat berdampak negatif pada tubuh kamu.

Memiliki tekanan darah tinggi akan meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular dan non-kardiovaskular utama, termasuk stroke, serangan jantung, gagal ginjal, hingga kematian.

Bagaimana cara menurunkan tekanan darah saya secara alami?

Meskipun tekanan darah tinggi dapat diturunkan dengan obat, tapi sebenarnya akan lebih baik jika kamu berusaha menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. Nah, berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi :

  1. Latihan aerobik

Aktivitas fisik adalah kebiasaan gaya hidup terpenting yang harus dikembangkan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Latihan terbaik untuk mengurangi tekanan darah (dan juga kolesterol) adalah latihan aerobik. Aerobik mencakup jalan cepat, bersepeda, atau berenang.

  1. Mengurangi stres

Jika kamu sering mengalami stres, kamu berpotensi menyebabkan tekanan darah tinggi, peningkatan detak jantung, dan ketegangan otot. Bagi kamu yang kerap merasa stres, cobalah untuk berlatih teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga, misalnya.

  1. Turunkan berat badan bagi kamu yang obesitas

Tekanan darah akan naik bersamaan dengan indeks massa tubuh. Jadi, bagi orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, penurunan berat badan adalah cara paling efektif untuk menurunkan tekanan darah.

  1. Kurangi konsumsi garam 

Usahakan agar kamu tidak mengonsumsi garam lebih dari 1500 mg sehari supaya tekanan darah kamu tetap normal.  Alih-alih mengonsumsi fast food yang banyak mengandung garam, sebaiknya beralihlah ke pola makan nabati.

Perbanyak makan makanan alami yang kaya kalium, seperti brokoli, bayam, bit, bit hijau, tomat,  wortel,  kacang-kacangan, dan buah-buahan.

Baca Juga :

Yuk Konsumsi Sekarang! Ini Makanan Yang Bisa Menaikkan Tekanan Darahmu

Turunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Bawang Putih dan Madu

Mengejutkan, Hal-Hal Ini Ternyata Bisa Membuatmu Kena Penyakit Tekanan Darah Tinggi!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Temukan Bakat Kamu Lewat 8 Cara Berikut

Minat dan bakat adalah kedua isu membuat orang