Dapur adalah pusat kehidupan, karena di sinilah makanan yang kita konsumsi akan di proses. Sayangnya, seringkali banyak barang-barang justru terselip dantara banyak barang-barang yang berantakan. Akan sangat menjengkelkan jika kita tidak dapat menemukan apa yang kita cari.
Seringkali kegiatan bersih-bersih di dapur hanya dilakukan dengan merapikan dan menata barang-barang yang ada di dapur, padahal pembersihan dapur juga dapat dilakukan dengan mengecek dan membuang beberapa barang di dapur, diantaranya:
Spons Lama
Penelitian menemukan bahwa spons dapur bekas menyimpan beragam jenis bakteri yang berbahaya. Bahkan jumlah bakteri ini tidak ada bedanya antara spons biasa dan spons anti mikroba sekalipun setelah 4 minggu penggunaan.
Walaupun Anda dapat memperpanjang masa pakainya dengan merebusnya sesekali untuk menghilangkan bakteri, namun sebenarnya tidak ada metode yang benar-benar baik untuk memastikan spons Anda tidak mengalami kontaminasi silang pada tangan, meja, dapur, hingga makanan. Cara terbaik adalah dengan menggantu spons secara berkala atau segera buang spons jika memang sudah tidak layak digunakan dan berbau.
Talenan Usang
Memisahkan talenan, untuk daging mentah, makanan laut, dan sayuran, roti, dan bahan makanan lainnya adalah cara aman untuk membantu mencegah terjadinya kontaminasi silang. Talenan harus segera dibuang jika muncul guratan atau celah pada talenan tersebut. Adanya guratan pada talenan dapat membuat talenan sulit untuk dibersihkan dan beresiko menjadi sarang bakteri penyebab penyakit.
Peralatan Dapur yang Usang
Cobalah cek beberapa peralatan dapur anda. Apakah peralatan dapur anda sudah mulai retak atau gompal? Beberapa orang mungkin masih memeprtahankan perlatan dapur ini karena beragam alasan, entah sayang mau membuangnya, belum sempat mengecek peralatan dapur yang rusak, dan lainnya. Sylvia Fountaine seorang koki profesional menyarankan untuk membuang peralatan dapur ini, karena bahan karet dalam peralatan dapur dapat meleleh ke dalam masakan Anda atau sepihan kayu nya dapat menyebabkan patahan kayunya masuk ke dalam masakan.
Banyak juga ibu rumah tangga yang cenderung memilih peralatan dapur berwarna hitam, sehingga kurang terlihat jika usang atau kotor. Walaupun kondisinya belum terlihat usang, ada baiknya Anda menggantinya secara berkala.
Peralatan Dapur yang Sudah Tidak Terpakai
Umumnya, ibu rumah tangga atau wanita cenderung hobi berbelanja, sehingga memiliki peralatan dapur tidak hanya satu. Ceklah berapa banyak peralatan dapur yang mungkin saja jarang sekali digunakan dan hanya memakan tempat saja.
Yuk jadi orang yang bijak dengan mengiventarisnya secara jujur dan menyumbangkan atau menjual peralatan dapur yang mungkin sudah jarang atau hampir tidak digunakan. Jangan lupa juga untuk menyertakan buku panduannya saat menuymbangkan atau menjual peralatan dapur Anda.
Pelengkap Makanan Seperti Sedotan, dan Alat Makan dari Belanja
Seringkah Anda memesan makanan untuk dibawa pulang atau memesan makanan online? Tentu kita akan mendapatkan beberapa peralatan makan seperti sendok, sumpit, sedotan, dan lainnya. Ada baiknya Anda melakukan penyortiran secara rutin, karena benda-benda ini hanya akan memakan tempat saja di dapur.
Itulah beberapa barang yang sebaiknya segera dibuang. Masih ada beberapa barang yang seharusnya dibuang di bagian ke dua. Yuk lanjutkan membaca.
Facebook Comments