Apakah Anda adalah tiper orang yang sulit untuk berkata tidak? Anda selalu mengatakaniya padahals ebenarnya ingin berkata tidak? Jika jawabanyya iya, maka Anda harus membiasakan diri untuk mulai berkata tidak, karena tidak semua hal ahrus diiyakan. Anda harus membuat batasan untuk mempengaruhi hubungan, persahabatan, dan karier Anda.
Memang tak mudah dan sangat menangtang untuk berkata tidak karena sebagian besar dari kita terutama wanita diajarkan untuk bersikap baik dan tidak membuat oranglain terluka dengan berkata tidak Jadi mari menghilangkan mitos tentang kebaikan itu.
Apakah Anda adalah tipe orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain? Kita mungkin secara sadar ingin bersikap baik, dan mungkin Anda tumbuh di lingkungan keluarga yang mendidik Anda untuk selalu ebrkata iya. Dengan berkata iya, maka Anda akan mendapatkan banyak perhatian. Akibatnya Anda akan takut kehilangan perhatian itu dengan berkata tidak.
Sebanrnya selalu berkata iya apdahal Anda ingin menolaksecara tidak langung membuat Anda tidak jujur pada diri sendiri Misalnya, Anda tidak pernah memberi tahu sahabat Anda bahwa Anda kurang suka masakan Jepang dan tiba-tiba teman Anda mengajak Anda ke restoran Jepang. Anda pun tidak kausa menolak. Ini salah besar.
Ini membuat teman Anda juga menganggap Anda menyukai amsakan Jepang padahals ama sekali tidak atau bahkan Anda memiliki alergi terhadap bahan di amsakan Jepang? Inis ama saja Anda membahayakan diri sendiri. Dan sekarang Anda berada dalam situasi di mana Anda berpikir, apakah sudah terlambat untuk mengatakan kepadanya bahwa saya membencinya? Kenyataannya adalah, tidak pernah terlambat untuk berkata tidak selama Anda menyampaikannya dengan baik. Jika Anda ingin memiliki hubungan yang sehat, ini adalah bagian dari menetapkan batasan. Tidak ada yang salah dengan mengatakan tidak. Tapi bagaimana untuk mengatakan tidak dengan baik?
- Menelusuri
Langkah pertama untuk mempelajari perilaku ini adalah dengan mengetahui dari mana Anda mendapatkan perilaku ini. Umumnya biasanya perilaku ini terjadi karena adanya kebiasaan dari keluarga. Umumnya keluarga akan membiasakan anak untuk patuh dan selalu berkata iya sehingga anak tidak bisa berkata tidak.
- Memberi Waktu
Intinya singkirkan jawaban IYA. Berilah ruang waktu untuk berfikir apakah Anda ingin mengiyakan atau tidak. Anda tidak perlu memebrikan jawaban saat itu juga. Tambahkan beberapa frasa ke dalam penolakan Anda seperti
“Aku akan menghubungimu kembali nanti”
“Bolehkah aku berfikir sebentar?”
“Mungkin…”
“Aku tanya ke orangtuaku dulu ya”
- Percayai Naluri Anda
Percayalah bahwa diri Anda memiliki naluri. Misalnya Anda diajak berlibur ke kota A, namun naluri Anda berkata tidak. Percaya saja pada naluri Anda. Jika memang naluri Anda berkata tidak, cobalah berkata tidak. Tidak masalah berkata tidak. Cobalah untuk menolak dengan baik
“Maaf, aku ngga bisa.”
“Maaf aku tidak terlalu menyukai maasakan Jepang, semoga kamu bersenang senang dengan teman-teman lainnya”
“Terimakasih sudah mengajakku, namun aku ada acara di tanggal itu
Jadi, kapan Anda akan mulai tidak selalu berkata iya?
Facebook Comments