Mendampingi si kecil dalam proses makannya tentu menjadi hal yang seru dan menyenangkan. Setelah ia mengkonsumsi ASI, saatnya ia mulai diperkenalkan makanan padat atau makanan pendamping ASI.

Tak perlu khawatir mengenai berapa banyak yang mereka makan. Misi awal yang dapat dilakukan adalah untuk memperkenalkan makanan dengan rasa dan tekstur baru agar si kecil mulai terbiasa dan belajar memegang, memasukkan, dan mengunyah makanannya. Si kecil juga masih akan mendapatkan sebagian besar energi dan nutrisi dari ASI atau susu formula.

mostbet

Ada beberapa makanan  yang harus dihindari untuk diberikan kepada si kecil, seperti gula atau garam. Bayi tidak boleh makan makanan asin karena tidak baik untuk ginjal mereka, dan gula dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Tips Untuk Memulai Memperkenalkan Makanan Padat Untuk Bayi Anda

Makan adalah ketrampilan baru bagi si kecil. Beberapa bayi akan belajar untuk menerima makanan dengan tekstur dan rasa baru. Namun, kecepatan bayi dalam belajar ini tentu berbeda-beda. Teruslah mencoba dan bantu mereka. Jangan segan untuk memberikan pujian saat mereka berhasil.

Memberikan Waktu

Ikuti kecepatan bayi Anda dalam belajar, karena setiap bayi memiliki ekcepatan belajar yang berbeda-beda. Biarkan mereka menunjukkan kapan mereka lapar atau kenyang. Berhenti ketika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka sudah kenyang. Biasanya mereka tidak akan melanjutkan makan atau justru menutup mulutnya.

Jika memang ingin menawarkan makanan dengan sendok, tunggulah hingga si kecil membuka mulutnya. Jika ia tidak tertarik kali ini, hindari memaksanya. Cobalah lagi, nanti lain waktu ia pasti akan tertarik.

Memperkenalkan makanan baru pada si kecil memang menantang dan dibutuhkan kesabaran. Cobalah bersabar, mungkin dibutuhkan beberapa percobaan agar si kecil terbiasa dengan makanan baru yang dikonsumsinya. Akan ada hari-hari ketika mereka makan lebih banyak, di hari lain mereka makan dalam jumlah sedikit dan menolak makanan yang ditawarkan. Ini normal terjadi, jadi jangan khawatir.

Biarkan Si Kecil Menyentuh Makanannya

Anda bisa memotong makanan menjadi ukuran kecil agar ia bisa berlatih memegang makanannya sendiri menggunakan jari mereka. Saat menggunakan sendok, biarkan saja si kecil memegang sendoknya dan belajar makan sendiri.

Mengurangi Gangguan Saat Makan

Cobalah untuk mengurangi gangguan yang mungkin ada saat makan. Hindari mendudukkan bayi di depan televisi, tablet, atau telepon. Anak-anak cenderung meniru orangtua, sehingga berikan mereka contoh untuk makan dan duduklah bersama dengan si kecil.

Perkembangan Tekstur

Setelah mulai memperkenalkan makanan padat saat usia 6 bulan, cobaah untuk beralih pelan-pelan dari makanan yang di blender menjadi makanan yang dilumatkan dan bertekstur kasar atau biarkan si kecil memegang makanannya dengan jari hingga bayi mampu makan sendiri.

Beberapa anak mungkin akan memiliki pengalaman makan yang berbeda. Beberapa bayi suka memulai dengan makanan yang dilumatkan dahulu baru beralih ke tekstur kasar atau makanan yang dipegang dengan jari.

Bayi lain membutuhkan waktu lebih lama untuk terbiasa dengan tekstur makanan  yang baru. Jadi, hindari membandingkan anak Anda dengan yang lain, karena mereka membutuhkan waktu yang berbeda-beda.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Diet Dengan Puasa Intermiten: Haruskah Dicoba?

Puasa menjadi salah satu cara popular untuk membantu