Proses kehamilan adalah proses yang penuh dengan tantangan. Dalam prosesnya, wanita mengalami banyak hal yang tidak mudah. Selain perubahan baik secara fisik dan perubahan hormon, para wanita masih dihadapkan dengan banyak opini dan ucapan orang-orang di sekitarnya.
Banyak orang yang asal saja mengucapkan kata-kata tidak enak. Mungkin orang tersebut hanya mencoba bersikap ramah, namun hal ini dapat berubah menjadi tindakan yang canggung dan mengganggu. Di bagian pertama sudah kita sebutkan terkait kata-kata yang tidak boleh diucapkan kepada ibu hamil. Yuk lanjutkan membaca bagian kedua.
Apakah ini kehamilan pertama?
Sebenarnya sah-sah saja pertanyaan ini ditanyakan, namun bagis eseorang yang pernah mengalami keguguran sebelumnya tentu pertanyaan ini akan membangkitkan ingatan terhadap kehamilan terdahulu.
Serba salah untuk menjawab pertanyaan. Jika ingin tidak ada pertanyaan selanjutnya ibu hamil akan menjawan “Iya”, namun terkesan si ibu tidak mengingat bayi pertamanya. Jika dijawab “tidak”, maka akan muncul pertanyaan selanjutnya dimana Anda harus menceritakan panjang lebar perjalanan kehamilan sang ibu.
Wah, akhirnya!
Ada pasangan yang memang ingin menunda momongan. Anda tidak pernah tahu rencana setiap pasangan ini. Mengatakan ‘Wah, akhirnya” seolah olah seperti ibu tersebut tidak mungkin memiliki anak.
Sebenarnya wajar jika setelah menikah, pasangan ingin benar-benar diskusi sebelum menjadi orangtua. Beberapa pasangan mungkin belum siap untuk memiliki anak dan masih ingin menjalani hubungan berdua dulu tanpa anak untuk sementara. Beberapa pasangan justru ingin menabung untuk berkeliling dari satu negara ke negara lain. Jadi, jangan samakan prioritas kita dengan oranglain.
Persalinan Itu Mengerikan
Tidak tahu mengapa wanita suka bersaing terkait kisah persalinannya. Hal ii tentu akan membuat mental ibu hamil sedikit terganggu. Pengalaman siapa yang lebih baik dan buruk tentu menjadi hal yang bisa membuat ibu hamil berpikir berlebihan.
Ada baiknya kita menjaga ucapan dan jangan membuat ibu hamil ketakutan. Cukup kuatkan mereka dengan membagikan kisah persalinan yang positif. Setiap wanita tentu akan memiliki kisah dan perjuangan persalinannya tersendiri, jadi jangan membandingkan.
Kamu Seharusnya Begini Begitu…
Membicarakan persalinan, terlebih ditengah kemajuan jamans aat ini tentu akan banyak sekali metode yang dapat dilakukan. Dengan metode apapun, tentu dokter dan Anda yang lebih tahu mana metode terbaik dan paling nyaman untuk Anda.
Seringkali banyak nasihat dari kanan kiri, sebaiknya ini itu, dan lainnya. Tak masalah jika ingin membagikan pengalaman Anda, namun pastikan Anda membagikan pengalaman hanya kalau ditanya. Jika tidak, Anda bisa mencoba mengungkapkan “Kalau dari sudut pandang saya”
Kehamilan Bukankah Menakjubkan?
Beberapa orang mengalami depresi paca persalinan, yang lain tidak. Bagi setiap wanita, kehamilan tidak selalu indah dan menyenangkan. Beberapa orang mengalami mual parah, dan beberapa yang lainnya tidak mengalami. Jadi, jangan berasumsi bahwa Anda paling tahu rasanya hamil dan melahirkan karena setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda.
Anda bisa menanyakan bagaimana pengalaman kehamilan mereka dan semangati mereka karena normal bagi ibu hamil untuk merasakan beragam emosi.
Facebook Comments