Bulan puasa adalah bulan dimana umat Muslim diwajibkan untuk menahan lapar dan haus (puasa). Setelah berpuasa seharian, maka kebanyakan dari kita akan balas dendam dengan makan apapun yang ada didepan mata. Biasanya kita menyebutnya dengan lapar mata.
Bagaimana kondisi tubuh Anda saat mengkonsumsi makanan berlebihan? Umunhya saat makan berlebihan tubuh akan mengalami 2 reaksi. Pertama, meningkatkan reaksi sendawa dan asam lambung, lalu menyebabkan perut mulas dan sakit perut.
Kedua, makan berlebihan dapat menyebabkan terjadinya lonjakan kalori. Kalori yang berlebihan ini akan diubah menjadi lemak yang disimpan di dalam tubuh, sehingga menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas. Konsumsi gula berlebihan juga dapat menyebabkan terjadinya tekanan pada pankreas yang berguna untuk memproduksi insulin untuk mengontrol kadar gula di dalam tubuh. Selain itu, ada dampak lain yang dapat terjadi pada tubuh saat makan berlebihan, diantaranya:
Gangguan Pencernaan dan Kembung
Makan berlebihan dapat menyebabkan adanya sensasi kembung akibat perut yang meregang berlebihan karena terisi makanan dalam jumlah besar. Perut kembung ini akan dirasakan sebagai rasa begah dan gangguan pencernaan.
Gangguan pencernaan dan rasa kembung juga terjadi akibat adanya beebrapa kelompok makanan yang sulit dicerna seperti gandum, kacang-kacangan, buah dan sayuran, dan lainnya. Saat makanan ini tidak dicerna dengan benar, maka hal ini dapat menyebabkan kram, sakit perut, hingga terbentuknya gas.
Asam Lambung
Organ perut kita dapat meregang untuk menampung sejumlah makanan serta cairan yang terbatas, sehingga jika makan melebihi rasa kenyang dapat meningkatkan resiko asam lambung. Saat seseorang makan, akan terjadi penumpukan asam di atas makanan. Makand alam porsi berlebihan juga beresiko menyebabkan kemungkinan sendawa yang akan membuat esofagus bagian bawah (saluran makanan yang menghubungkan tenggorokan ke perut) terpapar efek kaustik asam lambung.
Asam lambung dapat menyebabkan cedera kimia pada perut bagian atas atau dada bagian bawah tengah. Akan muncul rasa sensasi terbakar yang sering disalah artikan sebagai nyeri dada akibat serangan jantung. Asam lambung tidak hanya terjadi saat seseorang makan berlebihan, namun bisa muncul saat seseorang berbaring terlalu cepat setelah makan.
Saran Dari Ahli Gastroenterologi
Saatnya untuk menjaga tubuh kita agar organ-organ kita tetap sehat. Bagaimana agar terhindar dari makan dengan porsi berlebihan?
Makanlah secukupnya. Makan secukupnya dapat membuat perut kenyang tanpa kembung. Konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang dan jangan lupa untuk mengkonsumsi sayur dan buah.
Mulailah untuk meningkatkan aktivitas fisik, terlebih saat musim liburan dimana anak-anak akan lebih banyak dirumah, sehingga mereka akan kurang bergerak. Adanya aktivitas fisik akan memastikan bahwa kalori berlebib tidak disimpan pada tubuh sebagai lemak.
Seimbangkan total kalori yang masuk dan keluar sepanjang hari. Jika Anda sudah mengkonsumsi makanan berat, maka seimbangkan dengan mengkonsumsi makanan ringan di kemudian hari. Untuk menghitung kalori ini, saat ini sudah ada aplikasi yang dapat membantu untuk menghitungnya.
Jadi, cobalah mengkonsumsi makanan ringan dahulu saat berbuka, baru disambung dengan makanan berat setelahnya.
Facebook Comments