Siapa yang memiliki kebiasaan buruk untuk menunda? Nanti saat waktunya mendekati deadline, maka Anda akan mengalami stress. Inilah yang menyebabkan penundaan dapat meningkatkans tress dan kecemasan..

Semakin kita menunda, sebenarnya hal ini akan membuat kita ragu untuk menyelesaikan tugas dengan baik. Akibatnya kepercayaan diri kita pun akan hilang.

mostbet

Dampak Penundaan Terhadap Kesehatan Fisik 

Menunda memberikan dampak yang buruk, misalnya saja menunda kunjungan ke dokter justru akan membuat penyakit Anda semakin memburuk. Penelitian juga menemukan bahwa seseorang yang sering menunda cenderung melakukan perilaku yang kurang berorientas pada kesehatan. 

Stress dan kecemasan yang muncul akibat perilaku menunda dapat memilikie fek fisik pada seluruh tubuh dan menyebabkan efek seperti insomnia, perubahan kebiasaan makan, masalah pencernaan, sakit kepala, dan meningkatkan tekanan darah.

Gejala fisik dari stress dan kecemasan kronis akan membuat seseorang rentan terhadap amsalah eksehatan yang lebih serius. Studi yang dilakukan baru-baru ini menemukan kaitan penundaan dengan resiko lebih besar terhadap penyakit kardiovaskular dan hipertensi.

Bagaimana Cara Saya Berhenti Menunda-Nunda?

Menunda sebaiknya tidak dilakukan, karena sekali melakukan penundaan, maka Anda akan cenderung melakukannya lagi. Saat sudah kronis, maka mungkin menggunakan aplikasi. Menghentikan kebiasaan menunda sebenarnya bergantung pada pengaturan emosi kita. 

Pengaturan emosi ini adalah proses yang membutuhkan waktu, tetapi ada cara untuk memulainya, seperti

Berlatih Welas Asih Terhadap Diri Sendiri

Langkah pertama yang ahrus Anda lakukan adalah dengan memaafkan diri sendiri dan tidak membiarkan rasa bersalah menyelimuti diri Anda. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang menunda-nunda cenderung menunjukkan tingkat welas asih yang lebih rendah terhadap diri sendiri. Namun, saat seseorang mampu memaafkan diri sendiri atas penundaan ini, mereka cenderung lebih jarang menunda-nunda pekerjaan.

Berikan Insentif Pada Diri Sendiri

Saat kita memiliki tugas yang mendekati deadline dan membuat kita cemas, maka hal ini dapat mengganggu pikiran kita. Sebaliknya saat deadline masih jauh, kita cenderung menyepelekan hal-hal ini. 

Salah satu cara untuk menghentikan kebiasaan menunda ini, cobalah untuk memberikan insentif atau hadiah untuk diri Anda sendiri. Dengan adanya hadiah Anda akan semakin bersemangat untuk menyelesaikannya sebelum deadline.

Latih Strategi Kesadaran Diri

Cobalah menyadari bahwa pekerjaan tersebut adalah kewajiban Anda yang memang harus diselesaikan. Pekerjaan ini adalah tanggung jawab Anda. Jadi, yuk selesaikan dengan baik  dan usahakan sebelum deadline. Terima tanggung jawab dan hindari menyalahkan orang lain seperti atasan atau rekan kerja.

Membuat Timeline Waktu

Untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, ada baiknya Anda mmembuat timeline untuk menyelesaikan tugas Anda. Misalnya saja, deadline tugas di hari Senin, maka Anda bisa menyusun timeline tugas agar hari Minggu tugas Anda sudah selesai. Mislanya hari Selasa Anda mengerjakan bagian A, Rabu mengerjakan Bagian C hingga nanti tugas ini dapat diselesaikan tepat waktu.

Itulah beberapa cara untuk menghentikan penundaan. Jangan lupa untuk meminta bantuan orang sekitar. Jika diperlukan, Anda bisa mengunjungi tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mental untuk melihat apakah kondisi seperti depresi atau ADD/ADHD mungkin berkontribusi pada masalah penundaan Anda.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Diet Dengan Puasa Intermiten: Haruskah Dicoba?

Puasa menjadi salah satu cara popular untuk membantu