Tumbuh sebagai anak tunggal tentu menjadi hal yang menimbulkan pro dan kontra. Ada kenyamanan dan ada rasa tidak nyaman saat dilahirkan sebagai anak tunggal. Hal menyenangkan dari menjadi anak tunggal tentu saja adalah mendapatkan perhatian penuh dari orangtua tanpa terbagi. Namun, di satu sisi anak akan merasa kesepian dan akan merawat orangtuanya seorang diri.
Menjadi anak tunggal bisa saja menjadi beban tersendiri, karena ia harus bertanggung jawab dengan orangtuanya seorang diri tanpa ada saudara lain. Sebenarnya jika bisa mengungkapkan perasaannya ada beberapa hal yang ingin dikatakan anak tunggal kepada orangtuanya.
1. Terkadang Kami Merasa Tertekan
Menjadi anak satu-satunya yang menjadi harapan satu-satunya orangtua tentu membuat anak tunggal kerap merasa tertekan karena mereka dituntut menjadi sempurna dalam beragam hal. Tapi percayalah, sebenarnya orangtua akan menjadi supporter nomor satu bagi anaknya.
Sebagai orangtua Anda tidak perlu menuntut anak untuk selalu menjadi yang terbaik, namun mintalah mereka untuk berusaha dan memberikan yang terbaik. Pasrahkan dan serahkan hasilnya kepada Allah. Terlalu menuntut anak juga dapat beresiko membuat anak tertekan dan mentalnya terganggu, jadi pastikan orangtua memberikan dukungan penuh tanpa menuntut terlalu banyak.
2. Kami Ingin Sering Bertemu Teman-Teman
Menjadi anak satu-satunya yang harus dijaga bisa membuat orangtua terlalu protektif terhadap anak. Saat anak sudah memiliki teman dan bermain, tak jarang orangtua merasa dinomor duakan setelah temannya. Sebagai orangtua, jangan sedih jika anak ingin bermain bersama temannya. Mereka hanya ingin bermain dengan teman-temannya. Justru orangtua harus mengenal dan akrab dengan teman-teman si anak.
3. Kami Ingin Mandiri
Walaupun akan tunggal dan lebih senang bermain dengan teman-temannya, bukan berarti emreka tidak bisa mandiri. Mereka akan cukup pandai melakukan banyak hal secara mandiri. Mungkin mereka membutuhkan waktu untuk sendiri saat dewasa, sehingga tetap dampingi mereka.
4. Jangan Manjakan Kami
Seirig pertumbuhannya, tak jarang orangtua membesarkan anak tunggal dengan didikan yang cenderung memanjakan mereka. Tak jarang anak tunggal bisa menjadi anak yang manja, padahal hal ini sangat salah karena mendidik dengan car aini dapat membuat anak ketergantungan pada orangtuanya. Padahal umur tidak ada yang tahu, bagaimana nanti anak akan menjalani kehidupannya jika orangtua sudah tidak ada dan tidak bsia mendampingi emreka lagi atau bagaimana kalau mereka sudah menikah? Tentu mereka harus dididik dengan mandiri
5. Imajinasi Kami Hidup, Jadi Jangan Kompromikan Itu
Tidak memiliki saudara tentu akan membuat anak tunggal hanya bermain sendiri, namun ini sebenarnya baik untuk membangun imajinasi mereka. Inilah mengapa anak tunggal cenderung memiliki imajinasi yang baik karena mereka hanya mengandalkan imajinasi untuk bermain maupun menciptakan permainan. Mungkin orangtua memberikan banyak mainan, namun mereka tetap dapat berimajinasi dengan baik.
Jadi, jangan anggap remeh anak tunggal, karena mereka pun sebenarnya bisa mandiri, berimajinasi, dan tetap bertanggung jawab atas diri mereka. Tugas orangtua hanyalah memberikan dukungan penuh untuk mereka.
Facebook Comments