Botox menjadi salah satu metode untuk mengurangi kerutan dan garis kerut pada area kulit menggunakan metode suntikan. Obat akan disuntikkan dengan tujuan untuk mematikan sinyal dari otot ke syaraf. Selain itu, penyuntikan obat ini berguna untuk merelaksasi otot selama beberapa bulan.
Banyak orang yang memilih metode botox ini karena dianggap mampu menangkal kerutan dengan lebih baik. Namun apakah metode ini benar-benar metode terbaik untuk menangkal kerutan? Di bagian pertama sudah dibahas beberapa hal yang harus Anda tahu sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan botox ini. Yuk kita lanjutkan di bagian dua.
Awalnya Mungkin Terasa Aneh
Botox bukanlah metode ajaib untuk mengurangi kerutan. Butuh beberapa hari bagi botox untuk bereaksi. Umumnya seseorang akan mengalami efek seperti penuh yang terasa seperti ada lakban pada area dahi.
Botox akan mempengaruhi cara otot wajah bergerak dan akan membuat Anda terasa aneh saat tidak bisa menggerakkan wajah untuk membuat ekspresi. Selain itu, tak jarang suntikan botox pada satu area dapat mempengaruhi area lainnya, misal botox yang disuntkkan pada area dahi dengan tujuan untuk mengurangi kerutan pada alis justru dapat membuat alis turun dan tidak simetris di awal-awal penyuntikan.
Tak jarang pasien botox juga akan mengalami perasaans angat kencang di awal sebelum tubuh benar-benar beradaptasi. Pasien jga diwajbkan untuk mengikuti petunjuk yang diebrikan oleh dokter agar tidak terjadi kesalahan, karena tindakan ini juga beresiko dimana dapat terjadi kesalahan penyuntikan sehingga menyebabkan turunnya kelopak mata dan masalah lainnya.
Pria Dan Wanita Menggunakannya
Apakah botox hanya ppuler di kalangan wanita saja? Ternyata tidak. Botox juga cukup populer di kalangan pria. Bahkan muncul istilah Bro-Tox karena meningkatnya popularitas botox di kalangan pria.
Ini Bukan Hanya Sekali Saja
Anda mengira botox cukup sekali perawatans aja? Nyatanya tidak. Botox hanya bertahan sekitar 3 bulan atau lebih saat pertama kali disuntikkan. Jadi siapkan mental dan dana untuk melakukan perawatan secara berkala (sekitar 4-6 bulan).
Botox hanya mengendurkan kulit secara sementara dan efeknya akan hilang seiring waktu dan kerutan akan muncul seiring waktu. Seiring bertambahnya usia, maka kulit akah kehilangan elastisitas dan rusaknya kolagen kulit. Beberapa bulan setelah botox disuntikkan, tubuh akan membuat reseptor asetilkolin baru, dan saraf dapat menghantarkan impulsnya lagi, sehingga untuk emngurangi gerakan otot dan mencegah kerutan jangka panjang Anda harus menggunakan neurotoksin secara terus menerus.
Jangan Tergiur Dengan Harga Murah
Sebelum mendaftar untuk melakukan tindakan botox ini, ada baiknya Anda benar-benar mencari informasi seputar klinik yang akan Anda percayai untuk melakukan tindakan botox ini. Pastikan mereka memiliki tenaga medis berpengalaman yang sudah terbiasa untuk melakukan tindakan ini.
Akan lebih baik jika Anda memilih klinik yang direkomendasikan oleh saudara , teman, atau orang terdekat yang memang sudah melakukan tindakan botox di klinik tersebut. Cek juga ulasan apsien lainnya melalui media sosial mereka.
Facebook Comments