Jaman yang semakin modern membuat cara berkomunikasi saat ini menjadi lebih mudah. Kita dapat terhubung satu sama lain dengan lebih mudah. Namun, ternyata kemudahan ini juga menimbulkan hal positif dan negatif. Tidak semuanya dapat dibicarakan melalui pesan teks.

Beberapa situasi seperti konflik, kabar buruk, hingga permintaan maaf sebaiknya memang dilakukan melalui panggilan telepon atau bertemu secara langsung, sedangkan epsan teks cocok dugunakan untuk berbagi kabar terbaru atau sekedar menyapa saja.

Pesan teks sendiri hanyalah  berupa rangkaian kata tanpa adanya intonasi suara yang dapat menimbulkan kesalahpahaman. Nada bicara dari seseorang sangatlah krusial, sehingga rentan terjadi kesalahan penafsiran saat berkomunikasi melalui teks. Bahkan beberapa pernyataan yang biasa dapat terkesan meremehkan tanpa adanya nada suara, bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan lainnya.

Tanpa adanya nada suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh pesan teks dapat semakin mudah menimbulkan salah tafsir. Beberapa dampak yang mungkin terjadi diantaranya:

  1. Adanya kesalahpahaman komunikasi.
  2. Perasaan terluka diserta rasa kebingungan dan kurangnya kejelasan
  3. Hilangnya kesempatan untuk menjalin hubungan yang lebih dalan dan 

Seringkali kita melihat beberapa pasangan mengalami keributan akibat hal sepele, misalnya saja kurangnya tanda baca. Beberapa pesan teks ini juga seringkali dijadikan bukti saat terjadi keributan antara dua pihak.

Walaupun telah disisipkan emosi ke dalam pesan teks, namun cara ini tidak menjamin semuanya berjalan lancar, karena pesan teks hanya disampaikan melalui pemilihan kata, tanda baca, dan emoji saja.

Membahas hal yang bersifat serius dapat menjadi hal yang mudah dilakukan, namun hal beresiko menyebabkan terjadinya kesalahpahaman. Berkirim pesan melalui pesan teks dapat menjadi salah satu cara untuk menyampaikan sesuatu tanpa harus hadir.

Beberapa Topik Yang Cocok Untuk Dibicarakan Melalui Pesan Teks

Pesan teks memang mendatangkan banyak manfaat, walaupun memang cara ini tidak cocok untuk digunakan pada segala situasi. Pesan teks pada dasarnya memberikan rasa aman dan kendali agar seseorang dapat memproses komunikasi sesuai kecepatan mereka sendiri. Kebanyakan orang hanya digunakan untuk topik tertentu, diantaranya:

  1. Membuat sebuah perencanaan
  2. Menyapa santai
  3. Menanyakan kabar seseorang saat sakit
  4. Berbagi konten foto dan video 

Pesan teks berguna untuk membahas urusan yang praktis dan sekedar menanyakan kabar serta memberi ruang bagi seseorang untuk memproses dahulu sebelum percakapan yang lebih berat dilakukan. 

Beberapa orang mungkin merasa kewalahan secara emosional, pesan teks mampu menjadi langkah awal sebelum memulai percakapan yang sulit dan berat.

Pesan teks juga sangat efektif saat seseorang memerlukan jeda di tengah percakapan yang sulit. Pesan teks mampu meredam konflik saat itu juga dan memberikan ruang bagi orang yang tidak stabil secara emosional dan menjadi pintu masuk untuk membahas topik berat yang mungkin terasa membebani jika dibicarakan secara langsung.

Beberapa pasangan atau pihak yang berkonflik justru mengirin pesan teks, “Aku sebenarnya ingi berbicara, namun aku membutuhkan waktu”. Pesan teks dengan kata-kata yang disusun dengan baiik mampu melunakkan situasi yang defensive dan mencegah memanasnya situasi. Kuncinya adalah bedakan kapan pesan dapat menjadi jembatan komunikasi dan kapan pesan ini dapat menjadi penghalang.

Kapan sebaiknya melakukan panggilan tepeon? Yuk lanjutkan membaca bagian kedua.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

3 Area Yang Diam-Diam Muncul Kerutan Lebih Cepat Dibandinkan Area Lainnya (Bagian I)

Kerutan adalah hal yang pasti muncul. Kerutan menjadi