Berhenti merokok dan vaping sangat memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Bdengan berhentii merokok, tubuh akan lebih sehat dan resiko penyakit akibat merokok seperti kanker pun dapat dikurangi.
Sayangnya berhenti merokok dan vaping sangatlah tidak mudah. Tapi sebenarnya ada kiat khusus yang dipandang efektif untuk membantu menhentikan kebiasan merokok dan vaping ini. Namun, penelitian mengungkapkan bahwa seseorang akan lebih cepat berhenti merokok dan vaping jika mendapatkan dukungan dari orang terdekat.
Mengapa Harus Berhenti Merokok Dan Vaping?
Asap memiliki kandungan lebih dari 7000 bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker. Merokok dan vaping dapat membahayakan setiap organ tubuh. Satu saja batang rokok dapat membahayakan. Memang tak mudah untuk berhenti merokok atau vaping, namun jika sudah berhenti, Anda akan merasakan manfaatnya. Apa yang terjadi saat Anda berhenti emrokok dan vaping?
- Meningkatkan kesehatan Anda.
- Memudahkan Anda untuk memiliki keturunan jika Anda sedang promil (program hamil).
- Mengurangi dampak buruk kesehatan untuk orang yang berada di sekitar Anda akibat paparan asap rokok.
- Mengurangi dampak terhadap lingkungan.
Manfaat Kesehatan Dari Berhenti Merokok Dan Vaping
Saat memutuskan untuk berhenti merokok dan vaping, maka tubuh Anda akan mulai membaik. Apa dampak yang dialami tubuh saat berhenti merokok/vaping?
20 menit : menurunnya detak jantung saat istirahat. Ini adalah tanda bahwa kebugaran tubuh semakin membaik.
12 jam : membaiknya kadar oksigen dan berkurangnya jumlah kabondioksida yang berada di dalam tubuh.
5 hari : Menghilangnya nikotin dalam tubuh Anda
1 minggu : Membaiknya Indera perasa dan penciuman
2-12 minggu : berkurangnya resiko serangan jantung, membaiknya sirkulasi darah, dan fungsi paru-paru yang lebih efektif.
1-9 bulan : berkurangnya batuk dan sesak nafas.
1 tahun : menurunnya penyakit jantung
5 tahun : berkurangnya resiko stroke, sakit tenggorokan, hingga kanker mulut.
10 tahun : berkurangnya resiko kanker paru, ginjal, dan pankreas.
Bagaimana Reaksi Tubuh Saat Berhenti Merokok?
Saat berhenti merokok atau vaping, tubuh akan mengalami yang manamnya putus nikotin. Gejala ini mungkin terjadi salam waktu beberapa hari hingga beberapa minggu. Umumnya gejala ini meliputi :
- Mudah merasa tersinggung dan tegang.
- Merasa depresi
- Berubahnya nafsu makan
- Mengalami sembelit dan gas berlebih.
- Kesulitan berkonsentrasi hingga tidur
- Batuk-batuk disertai sakit tenggorokand an mulut kering
- Sakit kepala
MInggu pertama seringkali menjadi minggu yang paling menantang, karena tubuh akan menyesuaikan diri hingga pulih dari kecanduan nikotin atau vaping.
Bagaimana Dengan Rokok Filter, Cerutu atau Sisha?
Baik rokok, filter, atau sisha ketiganya mengandung tembajau yang berbahaya bagi tubuh.
Cerutu sama berbahayanya dengan rokok, dan terkadang bahkan lebih berbahaya. Beberapa merek cerutu mengandung setidaknya 10 hingga 20 kali lebih banyak nikotin (yang sangat beracun dan berbahaya) daripada rokok.
Shisha tidak lebih aman daripada rokok tembakau. Tembakau shisha mengandung nikotin, karbon monoksida, tar, dan racun lainnya dalam jumlah besar. Air yang ada di dalam pipa sisha tidak menyaring bahan kimia berbahaya. Bahkan produk shisha bebas tembakau atau herbal pun berbahaya dan mengandung bahan kimia penyebab kanker.
Facebook Comments