Kenaikan berat badan pada wanita yang berusia 50 tahun adalah hal yang umum terjadi. Hal ini dapat disebabkan karena beragam faktor, seperti perubahan hormonal, lambatnya metabolisme, hinggga hilangnya massa otot menyebabkan penambahan berat badan lebih mungkin terjadi.

Adabnya perubahan aktivitas, pola makan, stress, tidur, dan obat-obatan tertentu dapat menjadi pemicu terjadinya lonjakan berat badan secara bertahap. Lalu apa lagi yang menjadi penyebab terjadinya lonjakan berat badan?

Adanya Perubahan Hormonal Selama Menopause

Wanita akan melewati tahap menopause dimana menstruasi akan berhenti selamanya setelah 12 bulan tanpa menstruasi. Umumnya seseorang akan mengalami menopause saat usianya menginjak 52 tahun, namun ada juga yang mengalami menopause lebih awal (perimenopause) dimana saat ini, hormon estrogen (reproduksi) akan menurun, sehingga emningkatkan nafsu makan dan menyebabkan terjadinya penimbunan lemak di sekitar perut.

Metabolisme Yang Melambat Seiring Bertambahnya Usia

Penelitian menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, maka akan terjadi peningkatan berat badan. Tak hanya untuk wanita saja, namun peningkatan berat badan ini juga dialami oleh kaum pria. Seiring bertambahnya usia, maka kalori yang dibakar saat istirahat hanya 60-80%, sedangkan sisanya berasal dari aktivitas dan pencernaan makanan.

Hilangnya Massa Otot Seiring Waktu

Masa otot akan mengalami penurunan setelah kita memasuki usia 30 tahun. Masa otot ini akan mengalami penurunan 3-8% setiap tahunnya, padahal otot inilah yang bertugas membakar kalori saat istirahat. Lebih sedikit otot, artinya lebih sedikit juga jumlah kalori yang dibakar saat istirahat. Rendahnya akdar estrogen juga akan menyebabkan tubuh menyimpan lemak lebih banyak.

Adanya Perubahan Gaya Hidup

Setelah usia 50 tahun, banyak wanita yang mengalami penurunan aktivitas. Umumnya terjadi karena kelelahan dan nyeri sendi. Hal ini diikuti dengan menurunnya kebutuhan kalori yang juga menurun. Namun, Anda tetap membutuhkan nutrisi, sehingga sangat penting untuk memeprhatikan kualitas makanan

Kebiasaan Tidur

Selama masa menopause, 40-50% wanita akan mengalami gangguan tidur. Seringkali karena insomnia atau keluarnya keringat di malam hari. Kurangnya tidur dapat menyebabkan kita kesulitan untuk mempertahankan berat badan, diantaranya:

  • Terganggunya hormon pemicu rasa lapar
  • Meningkatnya keinginan makan
  • Menurunkan tingkat energi
  • Stress

Banyaknya tuntutan hidup, pekerjaan, dan transisi kehidupan dapat menyebabkan stress akibat peningkatan hormon kortisol dan peradangan yang menyebabkan peningkatan berat badan. Seiring usia yang semakin matang, prioritas kehidupan tentu akan berbeda, misalnya keluarga dan anak,s ehingga cukup sulit untuk mempertahankan kebiasaan sehat ini. Ditambah di jaman ini semuanya serba mudah. Ditambah saat ini Anda cenderung pasif berolahraga dan tanpa sadar lebih banyak menggulir ponsel. 

Adanya Masalah Kesehatan dan Pengobatan

Beberapa masalah kesehatan dan pengobatan ternyata dapat mempengaruhi berat abdan Anda. Misalnya saja adanya depresi, dapat menyebabkan makan berlebihan karena emosi dan kurangnya aktivitas. Beberapa anti depresan dan konsumsi obat-obatan seperti obatan tekanan darah dapat mempengaruhi tekanan darah dan nafsu makan seseorang.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mengatasi Rambut Bercabang Tanpa Perlu Ke Salon (Bagian I)

Rambut menjadi salah satu bagian tubuh yang menunjang