Lebaran sebentar lagi. Saatnya kita membersihkan rumah. Salah satu tantangan dalam membersihkan rumah adalah adanya tungau debu di dalam rumah. Tungau ini menjadi salah satu alergen yang paling umum, karena mereka adalah serangga mikroskopis yang tidak terlihat oleh mata telanjang.
Tungau akan tumbuh dengan baik dalam lingkungan yang hangat dan lembab dengan makanan berupa jamur dan serpihan-serpihan yang umumnya ada di dalam kamar tidur mulai dari karpet, perabot, hingga pakaian.
Gejala Alergi Tungau Debu
Seseorang yang memiliki gejala alergi tungau ada debu biasanya ditandai dengan :
- Bersin disertai hidung tersumbat dan berair
- Batuk dengan lendir pada area tenggorokan
- Rasa gatal pada hidung, mulut, atau tenggorokan
- Gatal dan berair pada mata serta kulit
Beberapa alergi tungau atau debu dapat memicu timbulnya asma, sehingga gejalanya dapat bertambah meliputi:
- Batuk terus-menerus disertai kesulitan bernafas
- Dada terasa sesak atau nyeri
Cara Mendiagnosis Alergi Tungau Debu
Untuk mendeteksi alergi tungau atau debu, dokter akan melihat gejala dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan meminta Anda untuk melakukan tes kulit atau tes darah jika memang dibutuhkan. Selain itu dokter bisa menanyakan lingkungan rumah Anda untuk menyelidiki kemungkinan adanya tungau.
Skin Prick Test (SPT)
Skin prick test sendiri dikenal sebagai tes tusuk kulit yang biasanya dilakukan dengan meneteskan alergen pada bagian kecil kulit Anda. Jika memang alergi nanti akan muncul gejala alergi terhadap zat uji ini dengan tanda kemerahan, bengkak, dan gatal pada area yang diberikan alergen.
Adanya gejala alergi yang muncul tidak selalu menjadi tanda adanya alergi pada kulit, sehingga dokter akan mencocokkan dengan tes lain atau waktu terjadinya alergi
Tes Darah IgE spesifik
Tes darah akan bermanfaat saat seseorang memiliki kondisi kulit atau sedang mengkonsumsi obat-obatan yang dapat mengganggu tes kulit. Tes darah yang menghasilkan tes darah positif tidak selalu menjadi tanda alegern tersebut adalah penyebab gejala Anda.
Bisakah Alergi Tungau Debu Rumah Diobati?
Pengobatan pertama yang harus dilakukan untuk mengendalikan alergi tungau atau debu adalah mengurangi paparan tungau sebanyak mungkin, namun tidak mungkin utuk menghilangkan tungau dari lingkungan Anda.
Selain melakukan pengendalian lingkungan, mungkin beberapa obat-obatan dapat membantu. Beberapa obat yang mampu membantu meringnkan gejala alergi hidung diantaranya:
Antihistamin. Dapat diberikan dalam bentuk tablet, sirup, atau semprotan hidung.
Kortikosteroid. Umumnya akan diresepkan dokter dalam bentuk semprotan hidung.
Dekongestan. Obat ini diberikan dalam bentuk tetes, semprotan hidung, atau tablet untuk penggunaan jangka pendek saja
Antagonis leukotriene. Umumnya obat ini diberikan saat ditemukan adanya rhinitis alergi atau asma yang lebih parah disamping obat-obatan lain.
Imunoterapi. Imunoterapi dilakukan dengan tujuan meningkatkan toleransi tubuh terhadap alergen tungau debu rumah. Pengobatannya cukup sederhana, yaitu menggunakan semprotan di abwah lidah atau tablet, namun metode ini membutuhkan durasi lama dari 3 hingga 5 tahun dan metode ini biasanya dipilih saat semua obat-obatan dan metode pengobatan umum tidak meredakan gejalanya.
Facebook Comments