Banyak dari kita membutuhkan kebih banyak koneksi di tempat kerja. Mungkin Anda mulai merasa terisolasi di tempat kerja atau hubungan Anda dan rekan Anda justru tegang? Mungkin Anda ingin memperbaiki suasana?

Dalam sebuah buku berjudul Connect First: 52 Simple Ways to Ignite Success, Meaning, and Joy at Work karya psikolog Melanie Katzman, banyak cara untuk mendapatkan banyak energi positif, sehingga kita bisa bekerja dengan baik dan lebih produktif. Kiat-kiat ini adalah pengalaman bertahun-tahun ditambah temuan terbaru Katzman sebagai psikolog.

Tersenyum

Hal sederhana dan bisa dilakukan adalah tersenyum. Tersenyum memiliki makna sosial dan membantu melancarkan sebuah hubungan. Seseorang yang lebih sering tersenyum cenderung lebih disukai, terlebih jika senyumannya tulus dan bukan palsu. Terseyum juga membantu meningkatkan rasa percaya diri.

Tersenyum itu gratis, sehingga Katzman menyarankan untuk menyapa orang yang berada di kantor dengan hangat. Pikirkan hal-hal membahagiakan dalam hidup Anda, sehingga Anda bisa tersenyum dengan tulus.

Memberi tanggapan dengan cepat

Saat ada rekan kerja yang mengirimkan permintaan kepada Anda atau menanggapi salah satu permintaan Anda, Katzman menyarankan untuk membalasnya dengan ucapanan sederhana sesibuk apapun Anda, misalnya “Emailnya sudah diterima”. Berikan juga waktu perkiraan kapan Anda akan menghubungi mereka kembali.

Memberikan tanggapan dapat membuat rekan kerja merasa dihargai, sedangkan tidak adanya tanggapan dapat memberikan kesan Anda tidak perduli kepada rekan kerja yang lain. Rekan kerja Anda dapat bertanya-tanya apa yang terjadi kepada Anda.

HIndari menjadi rekan kerja menyebalkan yang hanya fokus pada tugas Anda sendiri. Taka da salahnya membantu rekan kerja yang lain saat tugas Anda sudah selesai. Menunjukkan perhatian kepada rekan kerja dengan segera memberikan tanggapan saat dibutuhkan adalah bentuk kesopanan.

Mendengarkan

Mendengarkan adalah sebuah ketrampilan berharga yang dibutuhkan untuk lebih dekat dengan orang lain. Berlatihlah mendengarkan dan jangan sampai memotong pembicaraan sebelum rekan Anda selesai berbicara. Fokuslah mendengarkan dan tunjukkan lebih banyak empati.

Mendengarkan adalah kunci kepemimpinan yang efektif. Saat pemimpin tidak mendengarkan dengan baik, staff cenderung memiliki kesejahteraan emosional yang lebih buruk, sehingga kondisi ekrja juga lebih buruk.

Bercerita

Katzman mengungkapkan bahwa cerita merangsang “Oksitosin  Neurokimia yang memotivasi kita untuk bekerjasama. Bercerita membantu membangkitkan emosi, meningkatkan empati serta koneksi”.

Terlalu sering rapat ditempat kerja hanya dengan angka dan fakta tanpa bercerita juga hanya akan membuat perusahaan tidak akan mengalami kemajuan. Seharusnya dipaparkan bagaimana visi misi perusahaan dan target ke depannya dengan bercerita. Presentasikan dengan santai  tanpa menghilangkan keseriusannya.

Saat seseorang mendengarkan cerita pribadi, mereka cenderung lebih mudah membuka diri dan peduli tentang target dan tujuan Anda.

Anda bisa menceritakan kisah dan perjuangan bagaimana jatuh bangun perusahaan ini. Perjuangan ini pasti akan membuat karyawan merasa memiliki dan terinspirasi bahwa kesuksesan tidak di dapat dengan penuh perjuangan yang tidak mudah dan mereka adalah bagian dari perjuangan ini.

Itulah beberapa cara untuk meningkatkan hubungan sosial di tempat kerja. Masih ad acara lain yang harus Anda lakukan di bagian kedua. Yuk lanjutkan membaca.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mengenal Dampak Makan Terlalu Cepat

Makan menjadi salah satu kegiatan yang pasti dilakukan