Pernahkah Anda mengalami penghianatan sehingga membuat Anda mengalami krisis kepercayaan? Anda rasanya sulit untuk memberikan kepercayaan terhadap orang lain dan berpikir untuk melakukan semuanya sendirian saja?
Rusaknya kepercayaan yang telah dibangun memang dapat mengubah car akita memandang dunia dan berinteraksi dengan orang lain, bahkan dapat menyebabkan kita kehilangan rasa percaya terhadap diri sendiri. Membangun kepercayaan kembali sebenarnya dapat dilakukan dengan mempercayai diri sendiri terlebih dahulu. Selain itu ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan, diantaranya:
Langkah 1: Memahami Diri Sendiri
Untuk meningkatkan kepercayaan, Anda perlu memahami diri Anda. Faktor apa yang menyebabkan Anda sulit mempercayai oranglain? Apakah ada pengalaman buruk yang mendasarinya atau memang Anda tumbuh dalam lingkungan yang membuat Anda trauma?
Mungkin saja teman,keluarga, atau orang terekat Anda eprnah merusak kepercayaan Anda, sehingga inilah penyebab Anda kehilangan rasa percaya terhadap orang lain. Anda mungkin tidak menyadari bagaimana pengalaman masa kecil Anda memengaruhi Anda, itulah sebabnya ini adalah langkah pertama yang dapat dilakukan.
Langkah 2: Belajar dari Masa Lalu
Setiap orang pasti memiliki masa lalu yang tidak semuanya baik. Jika memang Anda pernah dihianati, maka Anda bisa belajar dari masa lalu ini. Apa yang membuat Anda dihianati dan bagaimana Anda bersikap? Anda bisa mengambil perlajaran dari masalah Anda. Anda akan belajar kapan saatnya memberi kepercayaan dan kapans aatnya kita tidak bisa memberi kepercayaan.
Belajar dari masa lalu bukanlah tentang menyalahkan diri sendiri. Ini tentang memahami mengapa Anda membuat pilihan yang Anda buat dan bagaimana solusi dari masalah yang Anda hadapi.
Mungkin dulu Anda polos dan memiliki asumsi bahwa semua orang sama seperti kita dan memiliki nilai moral yang sama serta tidak akan berbuat jahat kepada kita. Itu adalah anggapan yang salah.
Langkah 3: Tetapkan Batasan + Komunikasikan dengan Jelas
Menetapkan batasan yang sehat adalah salah satu cara membangun kepercayaan. Batasan adalah aturan pribadi yang memberitahu Anda apa yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan. Saat tidaka da batasan dan komunikasi, maka bisa timbul ruang untuk terjadi salah paham.
Misalnya, mungkin teman Anda mengajak Anda makan ikaln laut, padahal Anda tidak suka. Maka sampaikan saja daripada Anda berpura pura suka atau memakan ikannya dengan terpaksa. Kita tidak bisa terus-menerus mengabaikan diri sendiri.
Ketika kita tidak mengatakan yang sebenarnya tentang apa yang kita inginkan, bagaimana perasaan kita, dan apa yang kita pikirkan, ini beresiko menyebabkan orang sekitar kita tidak mengenal kita.
Belajar Perlahan untuk Percaya dalam Persahabatan dan Hubungan Baru
Belajar untuk percaya kembali bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Ini membutuhkan proses. Anda tidak eprlu terburu buru untuk menjalin hubungan yang baru. Biarkan diri Anda sembuh terlebih dahulu. Tidak masalah untuk menanyakan janji seseorang, misalnya “hei kemarin mengapa kamu tidak menelponku? Bukankah kamu sudah janji?”. Dengan begini Anda akan tahu alasan mereka tidak menepati janji dan mereja seharusnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Di sisi lain ada tip[e yang enggan meminta maaf dan justru menyangkal.
Anda akan melihat bagaimana teman atau pasangan Anda menjawab dan dari sinilah Anda dapat memutuskan ke mana hubungan itu akan berlanjut.
Facebook Comments