Akan terasa normal jika seseorang stress, lelah, dan mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk lupa. Namun, jika lupa ini semakin menjadi, bahkan mempengaruhi kehidupan Anda, terlebih Anda atau seseorang yang Anda kenal mulai berusia lanjut, sebaiknya segera kontak dokter Anda untuk mengenal tanda awal demensia.
Demensia sendiri tidak hanya berkaitan dengan kehilangan sebagian ingatan saja, namun kondisi ini juga mempengaruhi bagaimana cara Anda berfikir, berbicara, dan berperilaku. Ingat, bahwa demensia bukanlah bagian dalam penuaan.
Demensia adalah sindrom yang dikaitkan dengan penurunan fungsi otak yang berkelanjutan. Ada banyak penyebab dan jenis demensia itu sendiri. Banyak irang yang kebingungan mengenai perbedaan demensia dan alzheimer. Alzheimer sendiri adalah salah satu jenis demensia yang juga sering dialami sebagaian orang.
Gejala Demensia
Demensia sendiri dapat dikenali dari gejaka yang muncul, diantaranya:
Hilangnya ingatan dan kecepatan dalam berfikit
Kesulitan berbicara dan berbahasa, sehingga umumnya penderita demensia akan sering menggunakan kata-kata yang kurang tepat saat berbicara.
Kesulitan memahami sesuatu
Kesulitan mengelola suasana hati sehingga menyebabkan kesulitan beraktivitas sehari-hari
Penderita demensia dapat kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya ia lakukan, dan mungkin mengalami masalah dalam mengelola perilaku atau emosi mereka.
Mereka juga mungkin merasa kesulitan dalam situasi sosial dan kehilangan minat dalam hubungan dan bersosialisasi.
Penderita demensia mungkin saja juga dapat mendengar dan melihat hal yang tidak dapat kita lihat (berhalusinasi)
Penderita demensia mungkin juga mengalami kehilangan kemampuan untuk mengingat peristiwa atau tidak sepenuhnya mengingat hal yang mereka alami, sehingga mereka seringkali menceritakan hal yang tidak sebenarnya.
Demensia juga menyebabkan penderitanya mengalami gangguan mental, sehingga mereka akan kesulitan dalam merencanakan dan mengatur. Inilah yang menyebabkan emreka tidak bisa dibiarkan mandiri. Penderita demensia akan membutuhkan bantuan darit eman dan kerabat, termasuk bantuan dalam mengambil keputusan.
Gejala demensia memang beragam, dan dalam kondisi yang semakin memburuk dapat menyebabkan penderitanya tidak akan mampu merawat diri sendiri dan mungkin kehilangan kemampuan berkomunikasi.
Mengapa penting untuk mendapatkan diagnosis
Walaupun saat ini belum ada obat khusus untuk demensia, namun dengan adanya diagnosis dini perkembangan demensia dapat diperlambat, sehingga penderita demensia dapat memiliki kesehatan mental yang lebih baik.
Diagnosis membantu penderita demensia mendapatkan perawatan dan dukungan yang tepat. Hal ini juga dapat membantu mereka, dan orang-orang terdekat mereka, untuk mempersiapkan masa depan. Dengan perawatan dan dukungan, banyak penderita demensia mampu menjalani kehidupan yang aktif
Seberapa umum penyakit demensia?
Di tahun 2016, diperkirakan ada 1,2 juta penderita demensia di Indonesia. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat di 2030 menjadi 2 juta dan 4 juta di 2050. Penderita demensia diperkirakan akan terus meningkat, sehingga kita perlu untuk mengetahui penyakit ini agar bisa waspada dan mengetahui bagaimana jika ada seseorang dengan demensia di sekitar kita.
Setelah mengetahui apa itu demensia rasanya kita ingin tahu bagaimana cara untuk mendampingi orang dengan demensia? Temukan artikel lainnya tentang demensia ini.
Facebook Comments