Pernikahan adalah hubungan yang hampir tidak pernah sempurna. Pastilah setiap rumah tangga pernah mengalami fase buruk dalam perjalanannya. Namun, kunci untuk menciptakan pernikahan yang sukses adalah dengan menerima kekurangan pasangan, saling bekerja keras, saling komitmen, dan evaluasi diri untuk bisa memberikan yang terbaik dalam pernikahan ini.
Berkonsultasi dengan terapis pernikahan, ada beberapa masalah kompleks yang menyebabkan pernikahan tidak bisa dipertahankan. Diantaranya adalah selingkuh, penggunaan narkoba, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Namun, selain masalah tersebut sebenarnya ada masalah lain yang dapat menyebabkan pernikahan terancam tidak dapat dipertahankan, diantaranya:
Mencintai Karena Mengharap Pasangan Berubah
Masalah ini nampaknya menjadi salah satu masalah terbesar yang dihadapi banyak pasangan. Seringkali banyak apsangan yang terobsesi dan ingin emjngubah apsangannya menjadi versi yang mereka sukai
Awalnya memang dimaklumi, namun lama-lama pasangan ingin mengubah kita menjadi seperti yang mereja inginkan. Misalnya Anda memiliki pasangan yang memiliki kebiasaan tidur dengan lampu menyala, sedangkan Anda terbiasa tidur dengan lampu mati. Bukan berarti otomatis pasangan Anda harus tidur dengan lampu mati
Satu-satunya yang harus Anda ubah adalah diri Anda sendiri dan saatnya merubah respon Anda untuk menemukan solus agar Anda dan pasangan sama-sama nyaman.
Berbicara vs Berkomunikasi
Salah satu hal yang mengancam pernikahan adalah sering terjadinya kesalahpahaman, padahal rasanya komunikasi dilakukan setiap hari. Ingat, komunikasi tidak sama dengan berbicara. Berbicara memang menjadi sarana untuk berkomunikasi, namun kalau asal berbicara dan tidak saling mendengarkan tetap saja Anda dan pasangan bisa salah dalam menangkap maksud pembiacaraan satu sama lain.
Komunikasi efektif artinya adalah bersedia mendengarkan dan melihat dari dua sisi, yaitu sisi pasangan dan sisi Anda. Jadilah juga pendengar yang baik agar hubungan Anda dan apsangan dapat terjalin dengan baik.
Manajemen Waktu
Di tengah era modern ini, kita dituntut untuk serba cepat, sehingga rasanya waktu 24 jams angatlah kurang. Waktu sangat berharga dan banyak sekali pasangan yang tidak mampu mengelola waktu secara efisien.
Menghabiskan waktu bersama pasangan menjadi salah satu cara untuk membuat pernikahan tetap langgeng. Sayangnya banyak yang menghabiskan waktu bersama pasangan, namun waktu yang dihabiskan tidak berkualitas dan mereka malah menghabiskan waktu bersama gadget masing-masing. Waktu berkualitas, meskipun hanya lima menit sehari, adalah kebutuhan penting dalam pernikahan. Pasangan perlu mengevaluasi kembali hubungan mereka secara berkala.
Keintiman
Keintiman seringkali menjadi masalah utama dalam sebuah pernikahan. Keintiman disini tidak hanya soal hubungan seks, karena seks hanyalah sebagian kecil dari keintiman. Keintiman sendiri adalah dimana pasangan terlibat penuh sebagai pasangan baik secara fisik, emosional, hingga mental.
Keintiman bukanlah tujuan yang harus dicari oleh pasangan, melainkan sebuah hal yang harus dipupuk sepanjang pernikahan.
Menjaga keintiman ini juga dapat dimulai hal-hal kecil, seperti mengakan “I love you”. Selain ucapan, bisa juga dengan melakukan hal-hal kecil seperti menjemput ke kantor, memberikan bunga, membawakan makanan, dan lainnya. Sesuaikan hal ini dengan bahasa cinta pasangan Anda.
Itulah beberapa hal yang menjadi penyebab gagalnya sebuah pernikahan. Masih ada penyebab lainnya di bagian 2 yang harus Anda lanjutkan agar hubungan Anda dan pasangan semakin mesra.
Facebook Comments