Saat seseorang mengalami keracunan makanan, umumnya orang tersebut akan menunjukkan gejala. Gejala yang ditunjukkan umumnya bervariasi, tergantung pada bakteri penyebab penyakit ini. Gejala yang ditunjukkan oleh seseorang dapat berkisar dari ringan hingga parah. Gejala ini dapat muncuk hampir setelah makan atau beberapa jam kemudian. Saat keracunan makanan, umumnya gejala yang ditimbulkan seperti:
- Mual dan kram apda bagian perut
- Diare
- Sakit kepada disertai demam dan muntah
Saat Mengalami Keracunan Makanan
Jika Anda mengalami gejala keracunan makanan, segeralah menemui dokter Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya. Anda bisa membantu dokter untuk mengingat makanan apa yang Anda konsumsi sebelumnya. Dari mana saja Anda mendapatkan makanan yang Anda konsumsi? Apakah dari supermarket? Gerai makanan? Atau toko lainnnya?
Cara Mencegah Keracunan Makanan
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalisir resiko keracunan makanan, diantaranya:
- Cobalah untuk menyimpan makanan yang beresiko tinggi menyebabkan keracunan makanan dalah suhu rendah atau tinggi. Jika berbelanja, Anda bisa membeli makanan yang beresiko terkontaminasi ini paling terakhir.
- Cobalah memisahkan makanan panas dan makanan dingin.
- Hindari makanan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa dan selalu periksa labelnya.
- Hindari membeli makanan dalam kaleng, wadah, atau kemasan lain yang penyok, bocor, atau rusak.
- HIndari membeli makanan beku atau dingin yang telah dikeluarkan dari freezer, dan hanya beli makanan panas yang masih mengepul.
- Ada baiknya Anda juga memisahkan penjepit untuk mengambil sayur dan daging
- Pastikan Anda mengolah telur secepatnya. Hindari menyimpan telur terlalu lama
- Segera bawa belanjaan Anda pulang dan simpan segera.
Persiapan Makanan Dan Keracunan Makanan
Sebelum menyiapkan makanan, ada baiknya Anda mencuci tangan menggunakan air hangat, lalu mengeringkannya. Setelah itu barulah Anda bisa mengolah makanan. Mengolah makanan dalam posisi makanan masih basah beresiko menularkan bakteri. Jadi, luangkan waktu untuk emngeringkan tangan.
Pisahkan talenan untuk memotong makanan mentah yang akan dimasak seperti daging dan makanan yang akan disajikan mentah. Pemisahan talenan ini dapat mengurangi resiko kemungkinan kontaminasi silang makanan. Jika tidak ada 2 talenan, sebaiknya keringkan dulu talenan setelah selesai digunakan.
Sebagian besar makanan harus dimasak hingga suhu minimal 75 °C. Pastikan Anda memasak makanan Anda dengan matang, terutama daging-dagingan. Pastikan dagingnya benar-benar matangs ebelum dimakan.
Bilas buah dan sayuran mentah dengan air bersih sebelum dimakan.
Penyimpanan Makanan Dan Keracunan Makanan
Cobalah untuk memisahkan makanan mentah dari makanan matang dan simpan makanan mentah pada bagian bawah lemari es untuk menghindari tetesan air yang mencemari makanan lain. Pastikan juga suhu lemari es berada di bawah 5 °C dan suhu freezer Anda di bawah -15 °C. Biarkan makanan matang dingin hingga suhu ruangan (sekitar 21 °C) sebelum disimpan di lemari es.
Itulah beberapa gejala dan cara untuk mencegah terjadinya keracunan makanan ddi rumah. Selamat mencoba.
Facebook Comments