Berpuasa menjadi salah satu cara popular untuk menurunkan berat badan. Walaupun berpuasa tidak harus selalu untuk menurunkan berat badan, namun berpuasa sangat identik dengan diet. Terlebih setelah puasa intermitten nge trend dan banyak dijadikan pilihan untuk menurunkan berat badan. 

Puasa sendiri memiliki beberapa jenis, terutama bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, ada beberapa jenis puasa yang dapat dicoba, diantaranya:

mostbet

Puasa Selang Sehari

Sesuai namanya, puasa selang sehari dilakukan dengan selang-seling. Misalnya saja, Anda bsia mengkonsumsi makanan biasa di hari Senin-Jumat, lalu di akhir pekan, yaitu Sabtu Minggu Anda bisa berpuasa atau membatasi asupan kalori. Dalam sebuah studi yang dilakukan terhadap 100 wanita yang melakukan puasa selang sehari, mereka mendapatkan manfaat penurunan berat badan dari puasa ini.

Puasa Terbatas Waktu

Puasa berbatas waktu sebenarnya hampir mirip dengan puasa intermiten lainnya. Puasa ini dilakukan dengan membatasi waktu makan dalam sehari. Biasanya seseorang akan makan selama 8-12 jams etiap harinya. Sisanya, mereka akan berpuasa. Namun, bukan berarti Anda bisa makan sesukanya saat jendela aktif. Anda harus tetap mengkonsumsi makanan dan camilan sehat.

Puasa Yang Dimodifikasi

Puasa modifikasi ini sangat cocok bagi Anda yang super sibuk atau ingin mengatur senditi waktu Anda untuk berpuasa. Misalnya Anda bisa berpuasa 2 hari, lalu makan seperti biasa di 5 hari lainnya. Anda bisa juga mencoba memodifikasiya sesuai kebutuhan Anda, misalnya 2 hari puasa, 2 hari tidak. 

Puasa Hanya Air

Puasa dan hanya air ternyata sudah dilakukan sejak tahun 1960-1970 an untuk mengatasi obesitas. Ada banyak cara untuk melakukan puasa air, namun perbedannya terletak pada berapa lama air harus dikonsumsi. 

Sebagian puasa hanya air ini biasanya dilakukan selama 24 hingga 72 jam, sehingga tak jarang membutuhkan beberapa persiapan. Sebaiknya Anda menanyakan ke dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan puasa hanya air ini agar tidak dehidrasi.

Puasa Jus

Puasa jus dianggap sebagai salah satu metode yang mampu membantu menurunkan berat bada. Puasa jus dilakukan dengan mengkonsumsi jus buah dan sayuran selama  beberapa periode. Puasa jus seringkali dianggaps ebagai detoksifikasi tubuh dan dianggap mampu membantu penurunan berat badan. Tapi, ada resiko puasa jus yang harus dijadikan bahan pertimbangan, karena beberapa jenis sayuran memiliki kandungan oksalat (penyebab batu ginjal)  yang cukup tinggi. Risiko lainnya termasuk dehidrasi dan gangguan elektrolit, yang ditandai dengan kelelahan, sakit kepala, dan gejala lainnya. 

Pembatasan Kalori

Sesuai namanya, pembatasan kalori dilakukan dengan membatasi kalori yang masuk ke dalam tubuh selama periode waktu tertentu. Berapa banyak kalori yang harus dibatasi? Jumlahnya tergantung kepada berat badan dan jenis kelamin Anda. 

Sebelum melakukan puasa atau diet ini, ada baiknya Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter untuk mendapatkan masukan, karena beberapa orang baisanya akan diberikan suplemen pengganti makanan seperti batangan atau minuman yang seimbang dengan protein, serat, vitamin, dan mineral.

Itulah beberapa puasa untuk membantu emnurunkan berat badan. Ada baiknya Anda memilih jenis pausa yang benar-benar cocok dan jangan sampai terlalu ekstrim dalam menurunkan berat badan. 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Diet Dengan Puasa Intermiten: Haruskah Dicoba?

Puasa menjadi salah satu cara popular untuk membantu