Tidur adalah kebutuhan manusia, namun bagaimana jadinya jika seseorang mengantuk sepanjang waktu bahkan dalam kasus yang parah dapat menyebabkan seseorang tertidur tanpa disadari? Narkolepsi disebabkan karena adanya kerusakan pada struktur otak (hipotalamus).

Narkolepsi ringan dapat diatasi dengan tidur siang secara teratur, sedangkan untuk kasus yang cukup serius dapat dilakukan pengoatan.

Munculnya rasa kantuk berlebihan di siang hari mungkin saja bukan disebabkan karena gangguan suasana hati atau pengobatan, namun bisa jadi disebabkan karena beberapa hal, diantaranya:

Kuantitas tidur yang tidak memadai, karena adanya masalah seperti kurang tidur, jet lag, gangguant idur, dan lainnya.

Kualitas tidur yang tidak baik disebabkan karena adanya gangguan tidur, sakit pernafasan, dan lainnya.

Diagnosis Narkolepsi

Narkolepsi sendiri adalah gangguan tidur yang langka. Seseorang dengan narkolepsi dapat mengalami kantuk berlebihan saat siang hari. Bahkan penderitanya dapat tertidur tanpa disengaja pada saat yang tidak tepat. Narkolepsi dapat terjadi pada siapa usia berapa saja, namun lebih sering menimpa remaja atau usia paruh baya. Seseorang dengan narkolepsi biasanya akan mengalami kondisi ini seumur hidup.

Semua orang dengan narkolepsi memiliki tingkat kantuk yang ekstrim saat siang hari, namun dapat berbeda pada beberapa orang. Misalnya saja beberapa orang akan tertidur beberapa kali dalam rentang 10-20 menit terlepas keinginan mereka atau tidak. 

Beberapa orang dengan kondisi narkolepsi memiliki lebih banyak kendali atas tidur siang mereka dan dapat memilih kapan dan di mana mereka akan tidur, seperti selama istirahat makan siang. Hal ini disebabkan karena setiap individu memiliki gejala yang bervariasi.

Gejala Narkolepsi

Selain munculnya ras akantuk yang ekstrim dan kecenderungan untuk tidur di siang hari, ada gejala lain yang ditunjukkan penderita narkolepsi, diantaranya:

Katapleksi – adanya kelemahan otot tiba-tiba yang terjadi dalam waktu singkat. Dapat pulih, namun bisa menyebabkan seseorang kehilangan kesadaraan sesaat. Hal ini diperkirakan terjadi karena adanya kelumpuhan otot.

Halusinasi hipnagogik – persepsi seperti mimpi yang nampak nyata. Hal ini terjadi ketika seseorang belum sepenuhnya tertidur dan mungkin melibatkan halusinasi penglihatan, suara, atau perasaan (melihat atau mendengar sesuatu).

Kelumpuhan tidur – ketidakmampuan seseorang untuk berbicara atau bahkan bernapas. Kelumpuhan ini dapat berlangsung selama beberapa detik.

Penyebab Narkolepsi

Narkolepsi sendiri disebabkan karena adanya kerusakan pada hipotalamus. Hipotalamus sendiri adalah struktur kecil yang berada di dalam otak dan memiliki funsi untuk mengendalikan suhu tubuh, nafsu makan, hingga rasa haus. Hipotalamus ini juga yang terhubungn ke struktur otak, sehingga mengatur siklus tidur dan bangun kita.

Pengobatan Untuk Narkolepsi

Pengobatan tergantung pada tingkat keseriusan narkolepsi yang dialami. Jika gejalanya ringan, cukup dilakukan manajemen tidur siang. Namun, jika kasusnya serius, mungkin dokter akan meresepkan beberapa obat-obatan yang membantu merangsang sistem saraf.

Kondisi Kantuk Lainnya

Narkolepsi adalah gangguan yang jarang terjadi. Kondisi yang lebih umum yang menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari meliputi:

Pembatasan tidur – karena kurang tidur akibat begadang karena aktivitas sosial, menonton TV, atau menggunakan komputer

Jet lag, kerja shift – ‘jam’ internal otak mengatur siklus tidur dan bangun kita agar bertepatan dengan siang dan malam, dan ritme ini akan  terganggu oleh perpindahan ke zona waktu atau rutinitas tidur yang berbeda

Depresi – kelesuan hingga mengantuk adalah gejala gangguan emosional ini

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Diet Dengan Puasa Intermiten: Haruskah Dicoba?

Puasa menjadi salah satu cara popular untuk membantu