Tungau debu adalah jenis serangga berukuran kecil yang seringkali menjadi penyebab reaksi alergi kepada seseoang. Tungau debu dapat ditemukan dengan mudah pada begara beriklim tropis seperti Indonesia ini.

Tidak seperti jenis tungau lain, serangga ini tidak menggigit atau bahkan masuk ke dalam permukaan kulit manusia, namun ia dapat memicu reaksi alergi pada beberapa orang yang sensitif. Bahkan pada beberapa orang, serangga ini dapat menyebabkan kambuhnya asma akibat terhirupnya paparan protein, kotoran, atau urine serangga ini.

mostbet

Area berdebu baik di dalam maupun luar ruangan dapat menjadi lokasi hidup tungau. Serangga kecil ini biasanya bersarang dan betelur di kasur, selimut, bantal, guling, boneka, karpet, tirai, dan lainnya dengan suhu sekitar 25-30 derajat Celsius.

Walaupun kecil, serangga ini dapat berkembang biak dengan cepat saat menemukan lokasi yang cocok. Bayangkan saja tungau betina dapat menghasilkan telur sekitar 50 butir per harinya dengan masa perkembangan sekitar 1 bulan untuk menjadi tungau dewasa.

Bagaimana Kiat Untuk Menghindari Atau Mengurangi Tungau Debu Rumah?

Tempat terbaik bagi tungau untuk berkembang biak adalah kamar tidur, terutama kasur. Kasur terutama area pojok atau area yang menempel pada dinding dapat menjadi lokasi tepat untuk tungau berkembang biak karena lembab. Jadi fokuskan untuk membersihkan area kamar tidur.

Singkirkan mainan dan barang-barang yang berserakan dari kamar tidur. Jagalah agar kamar tidur tetap rapi. Cuci seprai secara berkala setiap minggunya dengan air panas jika memungkinkan. Air panas dapat membunuh tungau beserta zat alergennya. Jika memang tidak menggunakan air panas, Anda bisa menggunakan air dingin dengan deterjen khusus yang mampu membunuh tungau dan debu.

Melakukan vacuum atau penyedotan debu secara berkala juga dapat membantu mengurangi tungau. Gunakan vacuum claner dengan filter untuk menyedot debu pada kasur, seprai, dan karpet. Jika memang memungkinkan hindari penggunaan lantai karpet dan tirai. Jika Anda memiliki boneka, cucilah sesering mungkin.

Pemilihan sarung bantal, guling dan selimut ternyata juga memegang peranan penting untuk membantu mengurangi tungai. Pilih bahan kain yang rapat untuk mencegah tungau masuk dan bersarang didalam bantal atau guling. Cucilah sarung bantal, guling dan selimut secara berkala

Gunakan penutup kasur yangs epenuhnya menutupi kasur, karena pelindung kasur yang tidak menutupi sepenuhnya hanya akan menumpuk debu dan percuma saja.

Untuk membantu mengendalikan tungau debu Anda bisa menggunakan semprotan akarisida. Semprotan ini sangat efektif untuk digunakan pada barang rumah tangga yang tidak dapat dicuci dalam suhu tinggi. Namun ingat, bahwa semprotan ini hanya mengurangi jumlah tungau debu dalam waktu singkat dan harus diaplikasikan secara sering. 

Adanya tungau memandakan bahwa hunian Anda tidak cukup bersih, jadi pastikan rumah Anda terjaga kebersihannya agar terhindar dari tungau dan bahayanya. Jangan lupa untuk menggunakan masker saat membersihkan rumah. Setelah rutin membersihkan rumah, jika Anda masih mengalami gejala gatal, bersih, dan mengi jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Diet Dengan Puasa Intermiten: Haruskah Dicoba?

Puasa menjadi salah satu cara popular untuk membantu