Kulit sensitif menjadi salah satu jenis kulit yang dimiliki hampir 50% orang. Kulit sensitive sendiri adalah salah satu jenis kulit yang sangat rentan dan rektif terhadap suatu bahan. Umumnya ditandai dengan gejala kulit yang kering, kasar, kemerahan, gatal, perih, adanya rasa terbakar hingga munculnya jerawat.
Penyebab kulit sensitif
Kulit sensitif umumnya diturunkan secara genetik atau mungkin Anda mengalami gejala kulit sensitif saat berhubungan dengan pemicunya, seperti sinar matahari, bahan kosmetik, polusi, cuaca dingin, bahkan angin. Kulit sensitif terjadi akibat adanya gangguan pada lapisan pelindung kulit yang dapat meyebabkan peningkatan persepsi sensorik, sehingga kulit memberikan reaksi dan sensitivitas yang berbeda. Ada beberapa tanda untuk mengenali kulit sensitive, diantaranya:
Kulit bereaksi terhadap perubahan cuaca: saat kulit sensitive terhadap cuaca dingin atau angin, maka kulit bisa langung memberikan reaksinya dan menyebabkan munculnya gejala seperti kering, merah, hingga gatal.
Adanya rasa terbakar dan gatal setelah menggunakan produc tertentu. Beberapa produk memiliki kandungan sulfat dan pewangi yang biasanya tidak ditoleransi dengan baik oleh kulit sensitif.
Kulit terasa perih dan memerah saat menggunakan sebuah produk. Produk perawatan kulit seharusnya tidak dapat menyebabkan rasa perih. Jadi, jika kulit menimbulkan reaksi tertentu bisa jadi ini adalah tanda bahwa Anda memiliki kulit yang cenderung sensitif atau menggunakan produk yang salah.
Munculnya jerawat juga dapat menjadi salah satu tanda kulit yang sensitif. Jangan langsung berasumsi jerawat muncul karena tipe kulit yang berminyak, karena tanpa kulit yang berminyak Anda bisa mengalami jerawat. Jerawat dan bercak kemerahan dapat menjadi cara kulit menunjukkan bahwa ia sensitif.
Kulit yang kasar dan mengelupas juga dapat menjadi tanda sensitifnya kulit, karena kulit sensitive terjadi karena adanya penghalang kulit dan hilangnya kelembaban, sehingga kulit menjadi kasar, gatal, kering, dan mengelupas.
Merawat Kulit Sensitif
Memiliki kulit sensitif bukan berarti hal buruk, karena ada beberapa cara untuk merawatnya, yaitu:
Memilih air hangat-hangat kuku alih-alih air panas. Air panas bisa terlalu keras, terutama untuk kulit sensitif yang rentan bereaksi terhadap perubahan suhu mendadak. Gunakan juga pembersih atau sabun dengan formula khusus untuk kulit sensitif.
Bersikaplah lembut saat memebrsihkan kulit dan mengaplikasikan sebuah produk. Hindari menarik dan menggosok karena hal ini dapat semakin mengiritasi kulit.
Jagalah kulit agar tetap terhidrasi. Lembabkan kulit di siang dan malam hari. Kulit sensitif cenderung memiliki penghalang kulit yang mengganggu, sehingga sangat rentan untuk kehilangan kelembaban. Jadi, sangat penting untuk membuatnya tetap terhidrasi dengan baik.
Berikan perlindungan matahari dengan menggunaan produk yang memiliki kandungan SPF. Gunakan topi jika memang cuaca terlalu panas. Pilihlah tempat yang teduh jika memungkinan. Gunakan pelembab yang memang dirancang khusus untuk kulit sensitif.
Hindari iritan atau bahan-bahan yang dicurigai sebagai penyebab iritasi kulit seperti pewangi,s abun, cuaca, alkohol, dan lainnya. Ini dapat memperburuk sensitivitas dan iritasi. Jadi pastikan Anda mengetahui iritan yang menjadi pemicu munculnya gejala kulit sensitive. Anda bisa mencoba sebuah dahulu di bagian kecil sebelum mencobanya di seluruh wajah.
Facebook Comments