Kuku yang kotor dan panjang beresiko menjadi sarang kuman dan menyebabkan penyakit. Cobalah perhatikan penampilan kuku Anda, apakah ia tumbuh tidak rata? Muncul garis yang tak merata? Ini bisa menjadi beberapa tanda adanya masalah pada kuku.

Kuku yangsehat ditandai dengan permukannya yang halus dengan warna merah muda pada bantalannya dan putih pada bagian ujungnya. Lalu hal apa yang dapat dilakukan untuk merawat kuku?

Membentuk Kuku Dengan Memotong Dan Mengikir

Salahs atu kunci merawat kuku adalah dengan menjaga kebersihan dan memotongnya secara rutin. Potonglah kuku secara lurus melintang, lalu jangan lupa untuk mengikirnya. Gunakan kikir untuk melengkungkan bagian tepinya untuk membantu menjaganya tetap kuat dan menghindari resiko tersangkutnya kuku.

 Menjaga Kuku Tetap Kering dan Bersih

Memastikan kuku tetap kering dan bersih dapat membantu kuku tetap terjaga kesehatannya, karena paparan air yang berlebihan hanya akan membuatnya menjadi lunak, lemah, dan mudah patah. Anda bisa memanfaatkan sarung tangan karet untuk melindungi tangan Anda dari air saat harus beraktivitas lama di bawah air.

Mengaplikasikan Pelembap

Jaga agar kuku tetap terhidrasi dengan mengaplikasikan pelembab. Pelembab sangat dibtuhkan, terutama setelah menghapus cat kuku dan saat udara mulai mengering. Para ahli merekomendasikan lotion dengan kandungan asan alfa hidroksi (AHA) atau lanolin. Kandungan asam ini dapat membantu mengelupaskulit kuku yang kering sekaligus melembabkan.

Memberikan Lapisan Pelindung

Baik dicat atau tidak, jangan lupa untuk mengoleskan penguat kukus sebagai lapisan dasar atau lapsian atas. Penelitian menemukan adanya peningkatan pertumbuhan kuku dengan mengoleskan penguat kuku berbahan dasar air yang mengandung asam hialuronat.

Konsumsi Suplemen Biotin untuk Kuku Rapuh

Seseorang dengan kuku yang rapuh disarankan mengkonsumsi Biotin (Vitamin B7). Suplemen ini tak jarang diresepkan untuk penderita trachyonychia (kuku kasar). Penelitian juga menemukan adanya peningkatan ketebalan kuku dengan konsumsi biotin ini.

Hal Yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Merawat Kuku

Hindari Mengorek Kutikula atau Menggigit Kuku

Seringkali ada seseorang yang memiliki kebiasaan buruk menggigit kuku dan megorek kutikula. Salah satunya adalah karena kecemasan. Kebiasaan ini dapat merusak jaringan yang ada di bawah dan sekitar kuku hingga menyebabkan masalah kuku yang tidak rata, pecah, hingga pendarahan.

Hindari Menarik Kuku Yang Terkelupas

Terkelupasnya kuku dapat menjadi kondisi yang umum terjadi, dan umumnya terjadi saat kulit tangan iritasi dan kering. Mungkin Anda tergoda untuk menariknya, namun kuku yang terkelupas ini dapat dengan mudah terinfeksi. Cuci, bersih, keringkan,d an lembabkan tangan terlebih dahulu sebelum mengguntingnya dengan gunting kutikula yang steril.

Hindari Penggunaan Produk Perawatan Kuku yang Keras

Penggunaan produk perawatan kuku seperti cat akrilik dan penghapus cat kuku berbasis aseton dapat menyebabkan kuku rapuh dan mudah patah. Jika memang Anda adalah tim pengguna cat kuku, cobalah untuk memberi kuku Anda istirahat dengan berhenti sejenak mengapplikasikan cat kuku atau gunakan kuku palsu dahulu. Beberapa perubahankuku, mungkin nampak normal, namun tak ada salahnya kita selalu waspada dengan perubahan yang takw ajar. Jangan ragu untuk memeriksakan kondisi ke dokter saat ada yang tidak beres.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mengatasi Rambut Bercabang Tanpa Perlu Ke Salon (Bagian I)

Rambut menjadi salah satu bagian tubuh yang menunjang