Memiliki anak tandanya sebagai orangtua Anda harus siap terus belajar. Salah satunya adalah belajar untuk memperkenalkan makanan padat kepada si kecil. Tak hanya Anda, namun si kecil juga belajar untuk mengenal rasa dan teksktur yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

Salah satu hal yang harus diingat adalah hindari memasukkan tambahan gula ke dalam minuman atau makanan si kecil. Disarankan juga untuk memberikan suplemen harian dengan kandungan vitamin D sebanyak 8,5 hingga 10 mikrogram (µg) vitamin D sejak lahir. Bunda bisa mengkonsumsi nya agar tersalurkan melalui ASI nya.

mostbet

Jika ia mengkonsumsi susu formula mohon cek kembali takarannya, Bayi yang mengonsumsi 500 ml atau lebih susu formula per hari tidak perlu diberi suplemen vitamin karena susu formula sudah diperkaya dengan vitamin D dan nutrisi lainnya.

Memperkenalkan Makanan Padat Pada Bayi Berusia  Sekitar 6 Bulan

Saat pertama kali mulai mengkonsumsi makanan padat, bayi tidak membutuhkan 3 kali makan dalam sehari. Perutnya yang kecil harus diawali denga porsi kecil dan beberapa potong buah atau makanan. Pilih waktu yang cocok untuk Anda berdua, ketika Anda tidak merasa terburu-buru dan bayi Anda tidak terlalu lelah.

Cobalah mulai berikan makanan pendamping ini sebelum menyusui agar si kecil tidak terlalu kenyang. Untuk makanan pertama, cobalah berikan makanan seperti sayuran dan buah-buahan yang dihaluskan atau dimasak lunak seperti lobak, brokoli, kentang, ubi jalar, wortel, apel, atau pir.

Jangan lupa berikan juga sayuran yang tidak manis, seperti brokoli, kembang kol, dan bayam untuk membantu bayi Anda terbiasa dengan berbagai rasa (bukan hanya rasa manis, seperti wortel dan ubi jalar). Dengan mencoba beragam rasa, diharapkan si kecil tidak pilih-pilih makanan.

Perhatikan juga makanan yang beresiko mengandung allergen seperti kacang tanah, telur ayam, gluten, dan ikan. Makanan ini dapat diperkenalkan mulai sekitar usia 6 bulan, satu per satu dan dalam jumlah kecil sehingga Anda dapat mendeteksi reaksi yang muncul.

Memperkenalkan Makanan Padat Pada Bayi Berusia  10-12 Bulan

Memasuki usia 10 bulan, si kecil sudah mulai makan sebanyak 3 kali sehari selain susu formula. Selain makan, si kecil juga bisa minum susu sebanyak 3 kali sehari. Jika masih minum ASI, maka konsumsi susu dan ASI akan menyesuaikan seiring perubahan asupan makanan.

Di usia ini, si kecil seharusnya sudah mampu menikmati beragam rasa dan tekstur. Si ekcils eharusnya sudah mampu mengkonsumsi lebih banyak makanan padat dan mampu mengambil potongan makanan kecil serta memasukkannya ke dalam mulut dan mengunyah. Si kecil juga akan lebih percaya diri menggunakan cangkir.

Di usia ini Anda bisa memberikan makanan utama dan buah sebagai makanan penutup. Berikan susu dan camilan sesekali sebagai selingan. Seiring betambahnya usia si kecil, Bunda dapat mendorong mereka untuk mengembangkan kebiasaan makan yang baik.  Ingat, bayi tidak membutuhkan gula dan garam tambahan pada makanannya.

Memberi Makan Bayi Anda: Mulai Usia 12 Bulan

Memasuki usia 12 bulan, si kecil akan membutuhkan asupan makanan 3 kali sehari dengan beragam macam makanan termasuk:

4 porsi makanan bertepung seperti kentang, roti, dan nasi  setiap hari

4 porsi buah dan sayuran setiap hari

350 ml susu atau 2 porsi produk turunannya

Minimal 1 porsi protein hewani seperti daging, ikan, dan telur atau 2 porsi dari sumber nabati  (kacang-kacangan, buncis, dan lentil) setiap hari

Beberapa camilan sehat di antara waktu makan.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mengajarkan Hijab kepada Anak Sejak Dini (Bagian I)

Hijab adalah kewajiban bagi seluruh wanita muslim. Mengenalkan