Sebenarnya banyak sekali kebiasaan buruk yang kita lakukan dan tanpa disadari sebenarnya kebiasaan ini justru menimbulkan kerugian dan tidak memberikan manfaat sama sekali. Ada beberapa dokter yang memberikan saran mengenai apa saja yang harus berhenti dilakukan di 2026, diantaranya:
1. Berhenti Memencet Jerawat
Keberadaan jerawat, terlebih jerawat yang meradang tentu membuat kita gemas ingin memencetnya. Walaupun menggoda, memencet jerawat tidak memberikan manfaat sama sekali dan justru lebih banyak menimbulkan kerusakan dibandingkan manfaat.
Memencet jerawat justru beresiko menyebabkan trauma akibat kotornya kuku. Bahkan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan infeksi atau bekas luka. Dibandingkan memencet jerawat cobalah datang ke dokter untuk mendapatkan resep obat untuk meredakan peradangan dalam waktu singkat.
Jika tidak bisa menemui dokter, cobalah gunakan pimple patch atau stiker jeraat yang membantu mengurangi jerawat dan mencegah Anda dari memencetnya.
2. Jangan Berlebihan dalam Perawatan Kulit
Menggunakan produk yang bersifat keras dan berlebihan dapat menyebabkan pengelupasan kulit secara alami. Penggunaan produk perawatan kulit secara berlebihan dapat beresiko menyebabkan kerusakan pada lapisan kulit tanpa Anda sadari. Itulah sebabnya Anda harus sangat memperhatikan bahan-bahan yang Anda gunakan dan seberapa sering Anda menggunakannya.
3. Jangan Biarkan Kulit Anda Kekurangan Kelembapan
Kulit yang terhirasi adalah kulit yang sehat, namun Anda dapat membuat wajah tetap terhidrasi dengan mengoleskan pelembab yang cocok dengan kulit Anda. Mengoleskan pelembab akan membantu kulit tetap terhidrasi, terutama saat cuaca sedang dingin dan kulit rawan kering serta iritasi.
4. Carilah Info, Tetapi Jangan Bergantung pada Google
Kita memang akan mendapatkan banyak pengetahuan melalui internet, namun tak jarang pasien sangat bergantung pada internet dan Google untuk mendapatkan informasi. Sebelum mengambil kesimpulan ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.
Dokter tentu akan merasa senang saat pasiennya teredukasi, namun saat mereka menentukan sendiri kebutuhkan kulit mereka itu justru membuat dokter frustasi dan bekerja keras untuk mengembalikan kesehatan kulit.
Terkadang pasien terpaku pada satu jenis perawatan tertentu yang mungkin ini bukan pilihan terbaik untuk pasien tersebut.
5. Hindari Datang ke Dokter Kulit dengan Riasan Wajah Lengkap
Riasan memang mempercantikw ajah dan menutupi kekurangan wajah, namun saat mengenakan riasan lengkap dokter tidak mampu melihat masalah kulit Anda secara optimal. Untuk itu, sebaiknya hapuslah riasanw ajah saat mengunjungi dokter kulit Anda. Dengan menghapus riasan, dokter akan mampu menganalisis kulit dengan lebih baik dan maksimal.
6. Berhenti Mengikuti Tren Tiktok
Pesatnya perkembangan teknologi saat ini membuat informasi tersebar dengan mudah, termasuk perawatan kulit. Banyak tren kecantikan bertebaran, namun teknik ekcantikan tersebut belum tentu cocok diterapkan kepada semua orang. Bahkan beberapa trend ini cenderung berbahaya.
3. Membersihkan Layar Ponsel dan Mengganti Seprai Secara Berkala
Tidak membersihkan ponsel atau mengganti seprai secara berkala dapat menyebabkan terjadinya penumpukan minyak, bakteri hingga residu dari kulit dan rambut yang menjadi penyebab utama jerawat. Jadi pastikan Anda melakukannya secara berkala.
Facebook Comments