Minum kopi memang dikaitkan dengan banyaknya manfaat kesehatan, mulai dari mengurangi resiko penyakit hati hingga meningkatnya kesehatan kognitif. Namun, ada anggapan yang mengatakan bahwa ada baiknya tidak minum kopi dalam keadaan perut kosong, namun sebagian orang beranggapan bahwa mengkonsumsi kopi saat perut kosong dapat menyebabkan gangguan pada perut, hormon, dan lainnya.
Beberapa orang mungkin memiliki reaksi berbeda terhadap kopi, namun ada beebrapa efek samping yang dapat terjadi saat seseorang mengkonsumsi kopi dalam kondisi eprut kosong, diantaranya:
Memperburuk Refluks Asam
Karena keasamannya, kopi menjadi pemicu umum gejala dan kondisi pencernaan seperti GERD atau Refluks asam. Minum kopi sebenarnya
Karena keasamannya dan dampaknya pada tekanan LES, kopi merupakan pemicu umum gejala dan kondisi pencernaan seperti refluks asam dan GERD. Jika Anda minum kopi, baik saat perut kosong atau tidak, hal itu dapat memperburuk atau memicu gejala seperti refluks dan mual. Meskipun demikian, beberapa orang mungkin merasa bahwa minum kopi saat perut kosong lebih mungkin memperburuk sistem pencernaan.
Memperburuk Stress
Studi yang dilakukan tahun 2016 yang ditebitkan oleh BMC Nutrition menemukan konsumsi 200 mililiter kopi dengan 160 miligram kafein tidak akan mempengaruhi kadar kortisol (hormon penyebab stress).
Namun, beberapa penelitian menemukan kopi berkafeindapat meningkatkan respon kortisol pada seseorang yang stress. Ditambah kemampuannya untuk memicu kecemasan dan kegelisahan, sebaiknya minimalkan asupan kopi berkafein jika Anda sedang stress.
Merangsang Keinginan Untuk Buang Air Besar
Studi menunjukkan bahwa 33% orang merasa perlu untuk buang air besar setelah emngkonsumsi kopi. Zat yang ada pada kopi seperti kafein dan polifenol dappat bekerja pada otot yang melapisi usus, sehingga meransang keinginan untuk baung air besar. Minum kopi saat perut kosong dapat meningkatkan efek ini, karena ia ampu menyerap lebih cepat dibandingkan jika diminum bersamaan dengan makan.
Membuat Nafsu Makan Berkurang
Mengkonsumsi kopi sebelum makan dapat menekan nafsu makan Anda. Tinjauan tahun 2017 yang diterbitkan pada International Journal of Food Sciences and Nutrition menemukan bahwa konsumsi kafein 4-30 menit sebelum makan dapat membantu mengurangi asupan kalori, namun beberapa penelitian lain juga menemukan konsumsi kopi bersamaan dengan makanan juga membantu mengurangi asupan kalori. Jadi, kopi berkafein secara umum dapat membantu mengurangi asupan energi.
Hal ini dapat menjadi masalah jika Anda melewatkan sarapan. Penelitian menemukan adanya hubungan penurunan resiko diabetes dan tekanan darah tinggi dengan sarapan. Seseorang yang sarapan secara teratur cenderung memiliki gula darah yang stabil dan menurunnya resiko diabetes serta tekanan darah tinggi. Jadi, jangan jadikan kopi sebagai sarapan pengganti.
Siapa Harus Menghindari Minum Kopi Saat Perut Kosong?
Meskipun perut beberapa orang dapat mentoleransi keberadaa secangkir kopi, namun perut yang lain cenderung mengalami mual, refluks, hingga adanya gangguan kecemasan. Seseorang dengan kondisi pencernaan seperti GERD dan refluks asam mungkin akan sensitif terhadap kopi dan mengkonsumsinya dengan makanan tambahan seperti roti atau biscuit mungkin akan membantu.
Beberapa orang dengan kondisi medis seperti tekanan darah tinggi, gangguan kecemasan, aritmia, dan lainnya adalah kondisi media yang mengahruskan Anda untuk emngurangi asupan kafein, akrena kafein dapat memperburuk gejalanya.
Facebook Comments