Saat Anda berolahraga dan mengikuti kelas kebugaran seperti gym, kelas yoga mingguan, atau olahraga ringan saja, mungkin tubuh Anda akan menjadi lebih bugar dan membuat tubuh lebih kuat. Sayangnya, beberapa olahraga kurang mampu untuk melindungi diri dari kecemasan dan depresi sama seperti jika Anda menjalani terapi atau minum obat.  

Bagaimana Tubuh Mendukung Pikiran

Penelitian dilakukan dengan melibatkan 128.000 perserta dimana peserta dikelompokkan untuk membandingkan olahraga dengan perawatan standar seperti belajar kebugaran dan mendapatkan bantuan untuk menetapkan tujuannya.

Para peserta dilibatkan dalam beragam aktivitas fisik, mulai dari yoga, tai chi, hinggaa erobik, tari, hingga latihan kekuatan. Beberapa peserta memiliki kondisi kesehatan tertentu, sedangkan yang lain menderita depresi , gangguan kecemasan dan depresi. Dokter melakukan penilaian sebelum dan sesudah program olahraga sebelum dan sesudah olahraga dan perawatan.

Hasilnya menunjukkan bahwa olahraga memang membantu emngurangi depresi, kecemasan, dan tekanan lebih baik dibandingkan hanya perawatan biasa. Ben Singh, peneliti dari Australia Selatan mengatakan, “Aktivitas fisik dapat menjadi perawatan efektif untuk mengatasi masalah kesehatan mental”. Semua olahraga dapat membantu menigkatkan suasana hati

Olahraga sangat membantu dalam situasi tertentu walaupun tidak ada jenis olahraga tertentu yang dapat mempengaruhi, namun dengan olahraga kesehatan mental seseorang akan memberikan beragam manfaat. 

Nampaknya Anda juga tidak harus berolahraga dengan waktu lama dan ekstri, karena 2,5 jam epr mingu sangat cukup dibandingkan tidak sama sekali. Akan lebih baik jika Anda ebrolahraga 4-5 hari dalams eminggu. Tak harus lama, cukup 30 menit saja per sesinya. 

Manfaat olahraga sendiri mungkin tidak akan terlihat, namun akan muncul dapam beberapa minggu atau bulan. Selain itu, semakin lama durasi olahraga yang dilakukan, tidak akan berpengaruh banyak terhadap kesehatan mental mereka. Hal ini mungkin disebabkan akrena kurangnya konsistensi dalam mengikuti program tersebut.

Selain itu manfaat olahraga mungkin lebih dapat dirasakan oleh kelompok tertentu, seperti penderita depresi atau kanker, karena penelitian menemjukan penderita gangguan ekcemasan dan kanker sebagai kelompok yang mengalami penurunan terbesar dari olahraga ini.

Resep Olahraga

Olahraga memang memberikan dampak baik bagi kesehatan, namun mengapa dokter tidak meresepkannya? Dokter hanya mampu memberikan obat saja disertai saran untuk tetap menjaankan gaya hidup sehat dan istirahat yang cukups ebagai pendukung.

Singh mengungkapkan, “Aktivitas fisik adalah salah satu cara yang aman untuk membantu meningkatkan kesehatan mental dan menjadi salah satu pengobatan yang harus dipertimbangkan bersamaan dengan pengobatan lainnya seperti pengobatan dan terapi”

Salah satu hal yang membuat olahraga tidak diresepkan adalah karena dokter akan kesulitan untuk memantau pasien, terlebih banyak pasien yang tidak bisa konsisten. Singh memberikanbeberapa kiat untuk memotivasi diri untuk berolahrag, diantaranya:

Mulailah dari yang kecil. Jika Anda belum terbiasa berolahraga, Anda bisa mencoba dari olahraga ringan seperti berjalan kaki 10 menit. Anda dapat meningkatkan durasi dan intensitasnya secara bertahap setelah nyaman.

Temukan aktivitas yang Anda sukai. Jika memang Anda tidak menikmati jenis olahraga yang Anda lakukan, mungkin Anda tidak akan terus melakukannya. Cobalah olahraga yang benar-benar Anda sukai. Setelah menemukannya, jadikan ini kebiasaan.

Beri hadiah untuk diri sendiri saat Anda telah mencapai tujuan Anda. Ini akan membantu Anda tetap termotivasi.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mencegah Terjadinya Luka Baring Saat Merawat Lansia (Bagian II)

DI bagian pertama telah kita bahas bagaimana cara