Terdapat beberapa tipe jerawat yang sering dialami oleh orang-orang di Indonesia. Mulai dari blackheads, whiteheads, pustula dan papula. Simak informasi di bawah ini untuk mengetahui detail dari tiap jenis jerawat serta cara mengatasinya.

1. Blackheads

Blackheads adalah komedo yang muncul di permukaan kulit. Mereka dipenuhi dengan minyak berlebih dan sel kulit mati. Bukan kotoran yang menyebabkan komedo menjadi hitam melainkan pantulan cahaya yang tidak teratur yang berasal dari folikel rambut yang tersumbat.

2. Whiteheads

Berbeda dengan blackheads, whiteheads merupakan komedo yang tetap tertutup di permukaan kulit disebut whiteheads. Ini terjadi ketika sel-sel minyak dan kulit mencegah folikel rambut yang tersumbat terbuka.

3. Pastula

Papula adalah komedo yang meradang, membentuk benjolan kecil berwarna merah atau merah muda pada kulit. Jerawat jenis ini sensitif terhadap sentuhan. Memegang atau meremas dapat memperburuk peradangan dan dapat menyebabkan jaringan parut. Sejumlah besar papula dapat mengindikasikan jerawat sedang hingga parah.

4. Papula

Pustula adalah jenis lain dari jerawat yang meradang. Mereka menyerupai whitehead dengan rona merah di sekitar benjolan. Benjolan biasanya berisi nanah berwarna putih atau kuning. Hindari mencabut inti atau meremas pustula. Mencabut bagian putihnya dapat menyebabkan bekas luka atau bintik-bintik gelap berkembang pada kulit.

Cara mengatasi kulit berjerawat

Meskipun kerap kali menjadi musuh utama para wanita, namun jerawat bisa diatasi lho. Kunci keberhasilan melakukan perawatan kulit adakah konsisten. Jadi, ikuti dan praktikan langkah-langkah berikut dan lakukan secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

1. Rutin membersihkan wajah

Pastikan Anda melakukan double cleansing dengan menggunakan cleanser dan juga micellar water agar semua kotoran dapat terangkat dengan baik. Sebaiknya jangan gosok kulit terlalu mantap agar menghindari jerawat pecah. Lakukan pembersihan wajah dengan gerakan lembut. Selanjutnya gunakan facial wash yang tidak menyebabkan kulit kering.

2. Kurangi scrub di kulit berjerawat

Scrub di kulit yang berjerawat rawan membuat luka terbuka. Pasalnya kulit yang sedang breakout tingkat kesensitifannya menjadi bertambah. Selain itu Anda juga perlu mengurangi treatment eksfoliasi terlebih dahulu saat jerawat sedang meradang.

3. Pola makan sehat dan konsumsi air mineral

Perbanyak konsumsi makanan seperti buah dan sayur saat kulit sedang berjerawat. Berikan makanan yang bergizi untuk tubuh sehingga kulit juga mendapatkan nutrisi dari dalam tubuh. Sebaiknya kurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak gula. Diketahui jika gula menjadi salah satu pemicu munculnya jerawat. Selain itu, perbanyak minum air mineral agar kulit tidak dehidrasi.

4. Kendalikan stress

Pada umumnya stress juga bisa menjadi salah satu faktor pemicu munculnya jerawat di kulit. Ternyata kondisi mental seseorang yang sedang stress rentan mengalami permasalahan kulit seperti jerawat.

5. Olahraga

Olahraga dapat membuat Anda bugar dan memiliki aliran darah yang lancar. Selain itu, aktivitas kebugaran ini bisa menjadi salah satu cara untuk menyalurkan atau mengendalikan stress Anda. Keringat yang muncul dari berolahraga juga dapat membuka pori-pori kulit sehingga kotoran dan bakteri dapat terangkat dengan mudah.

Baca Juga :

7 Fakta Unik Tak Terduga, Ada Fakta Tentang ASI dan Jerawat

Mengenal Jenis Jerawat Yang Sering Muncul (Bagian 1)

Mengenal Jenis Jerawat Yang Sering Muncul (Bagian 2) – end

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

4 Produk Kecantikan Yang Bekerja Lebih Efektif Saat Dingin

Menyimpan produk skincare di dalam lemari es sebenarnya