Semakin bertambah usia, tentu kondisi kesehatan kita akan semakin menurun. Salah satu kondisi yang umum terjadi adalah kondisi dimana terjadi penumpukan lemak tubuh, sehingga menyebabkan peningkatan berat badan. Selain itu, ada beberapa penyebab mengapa seseorang yang sudah berusia lanjut cenderung mengalami penambahan verat badan secara cepat.

Kita akan membahas bagaimana cara untuk mengendalikan berat badan saat kita berusia lanjut, namun sebelumnya ada baiknya kita mengenali dahulu apa saja resiko kesehatan yang muncul saat seseorang memiliki berat badan berlebih, diantaranya:

Penyakit Jantung 

Penuaan dan menopause sama-sama meningkatkan kemungkinan untuk menyimpan lemak lebih banyak, sehingga melepaskan zat yang meningkatkan  peradangan dan meningkatkan resiko terhadap beberapa penyakit, diantaranya kolesterol abnormal, jantung, hipertensi (tekann darah tinggi), diabetes dipe 2 (gula), dan gangguan hati.

Risiko Kanker

Peningkatan berat badan lebih dari 1 pon per tahunnya selama usia paruh baya memiliki kaitan dengan resiko 30% lebh tinggi terhadap beberapa jenis kanker, diantaranya kanker payudara, ovarium, usus besar, pankreas, kerongkongan, usus, hingga hati.

Kiat Mencegah Dan Mengelola Berat Badan Di Usia Paruh Baya

Penelitian menemukan adanya perbaikan tekanan dan gula darah saat seseorang menurunkan berat badannya sekitar 5-10%. Sayangnya, menurunkan berat badan di usia paruh baya tidak semudah itu, karena mereka membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan usia sebelumnya. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, diantaranya:

Perubahan Pola Makan

Usahakan untuk mengurangi asupan kalori harian Anda sebesar 15-30% (sekitar 500-750 kalori) . Anda bisa mencoba fokus dengan makanan utuh yang menyediakan vitamin dan mineral, meliputi makanan kaya serat (buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh), lemak sehat (minyak zaitun, biji-bijian, kacang-kacangan, dan alpukat), hingga protein rendah lemak (daging ayam atau sapi)

Hindari Melewatkan Makan

Beberapa orang memiliki anggapan untuk membatasi kalori amsuks aat ingin mengurangi berat badan, padahal tubuh tetap membutuhkan setidaknya 1200 kalori setiap harinya. Cobalah tetap makan ditambah konsumsi banyak air, hindari makanan posrsi besar dan olahan, lalu berikan jarak antar makan sepanjang hari.

Jika Anda ingin mencoba pausa intermitten, pastikan Anda telah emndapatkan cukup kalori selama periode makan yang doperbolehkan.

Olahraga

Olahraga berguna untuk mengurangi lemak perut dan melindungi otot. Anda bisa berolahraga sejenak sekitar 150 menit sehari. Tak harus aktivitas yang berat, namun Anda bisa mencoba melakukan aktivitas berjalan kaki, berenang, atau bersepeda. 

Merubah Perilaku dan Gaya Hidup

Gaya hidup juga memegang epranan penting. Jangan lupa untuk tetap hidup sehat. Makanlah secukupnya dengan makanan begizi, penuhi asupan air, dan perbanyak ebrgerak. Jika eprlu Anda bisa memanfaatkan aplikasi untuk melacak gizi makanan Anda, lalu menggunakan teko untuk mengetahui asupan air yang dikonsumsi, dan menggunakan jam tangan pintar untuk mengecek langkah kaki. Jangan lupa tidur yang cukup dam hindari stress.

Segera hubungi dokter jika Anda sudah berusaha menurunkan berat badan namun tetap tidak membuahkan hasil, jika terjadi perubahan suasana hati secara cepat, dan gelaja lainnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Kiat Untuk Menjaga Kesehatan Otak (Bagian II)-end

Kurangnya latihan untuk otak dapat membuat fugsi otak