Mendengar kata kombucha tentu tak asing lagi di telinga, karena minuman ini tengah menjadi buah bibir yang banyak dibicarakan. Mungkin masih ada beberapa yang belum memahami apa itu kombucha. 

“Kombucha sendiri sebenarnya adalah minuman fermentasi yang dibuat dari teh dengan menambahkan bakteri dan ragi ke dalamnya”, ungkap Alissia Zenhausern-Pfeiffer, seorang dokter naturopati dari Arizona

Kombucha sendiri tinggi probiotik, sehingga baik untuk menjaga kesehatan usus. Selain itu, banyak sekali yang menyebutkanmanfaat dari kombucha, diantaranya:

Membantu Meningkatkan Metabolisme

Kombucha adalah minuman dari teh yang dapat membantu mempengaruhi metabolisme Anda. Kombucha yang terbuat dari teh hijau kaya akan epigallocatechin-3-gallate (EGCG), yang berpotensi meningkatkan lajumetabolisme pada orang dewasa.

Meredakan Sembelit

Kombucha kaya akan probiotik, sehingga seringkali dianggap mampu meredakan sembelit dan membantu meredakan masalah pencernaan. Penelitian menemukan adanya kandungan lactobacillus dalam jumlah tinggi. Lactobacillus menjadi probiotik umum yang membantu menstabilkan saluran pencernaan dan peradangan, namun tetap dibutuhkan penelitian lebih lanut untuk meneliti manfaat ini.

Mengurangi Peradangan

Kombucha sendiri sebenarnya tidak dapat menyembuhkan dan mencegah penyakit kronis, namun kombucha dapat mengurangi peradangan dan dapat menjadi pelengkap sehat bagi Anda yang diet dan ingin menjalankan gaya hidup seimbang. Beberapa jenis kombicha memiliki kandungan polifenol, semacam antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. 

Kemungkinan Juga Berperan Mencegah Kanker

Walaupun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menkonfirmasi temuan ini, namun beberapa penelitian yang berkembang menunjukkan kombucha dapat membantu pencegahan kanker tertentu.  Kombucha teh hijau juga tinggi antioksidan yang dikaitkan dengan membantu menghilangkan radikal bebas dan zat berbahaya yang mendorong pertumbuhan sel kanker. 

Membantu Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Kombucha dapat membantu mendukung sistem pencernaan, sehingga sistem kekebalan tubuh juga terjaga. Usus dan sistem kekebalan tubuh akan berkaitan. Lapisan usus akan menciptakan antibodi yang memberikan perlindungan tubuh dari penyakit. Bahkan, 70-80% kekebalan tubuh ditemukan pada usus.

Membantu Pengobatan Depresi

Setiap orang akan mengalami gejala depresi yang berbeda-beda dan seringkali mengalami sedih, putus asa, insomnia, buruknya konsentrasi, hingga rendahnya energi, walaupun mungkin ada pengobatan standar seperti terapi dan perubahan gaya hidup untuk menjaga kesehatan mental, namun mengkonsumsi makanan seimbang dapat membantu meringankan gejala.

Studi menemukan adanya hubungan antara gangguan kesehatan mental dengan perubahan mikrobioma pada usus. 95% serotonin di produksi pada usus, sehingga menjaga kesehatan usus sangatlah penting untuk membantu meringankan gejala depresi, walaupun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

Menurunkan Gula Darah

Sebuah studi menemulan beberapa jenis kombucha yang diseduh memiliki kemampuan untuk menghambat amilase, salah satu protein penyebablonjakan gula darah setelah makan. Penelitian juga menemukan kemampuan kombucha menurunkan gula darah apda pasien diabetes tipe 2, namun, penelitian ini masih dalam skala kecil, sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya.

Kmobucha memang sehat dan memberikan manfaat baik, namun ada beberapa hal yang harus Anda waspadai sebelum mengkonsumsi kombucha. Kita lanjutkan pembahasannya ke bagian kedua yuk.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Cara Meremajakan Kulit Tangan Agar Nampak Lebih Muda (Bagian II) – end

Setelah mengetahui tanda penuaan pada tangan di bagian