Obesitas kerapkali menjadi permasalahan yang dialami oleh sebagian ibu hamil. Obesitas saat hamil memperbesar resiko kemungkinan terjadinya beberapa penyakit seperti diabetes. Jadi, pastikan Anda selalu rutin dan mengikuti jadwal  pemeriksaan agar dokter bisa memantau kesehatan Anda dan si kecil.

Berat badan selama kehamilan

mostbet mostbet

Obesitas adalah suatu kondisi saat indeks masa tubuh (BMI) menunjukkan angka 30 atau lebih. Saat hamil, jangan sembarangan untuk diet atau menurunkan berat badan. Hal ini tidak akan membantu dan belum tentu mengurangi komplikasi. Diet saat hamil juga mungkin tidak aman.

Cara terbaik untuk menjaga kesehatan Anda dan kandungan Anda adalah dengan mmemeriksakan diri sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh dokter. Hal ini bertujuan agar dokter dan tenaga medis lainnya dapat membantu mengatasi masalah yang mungkin Anda hadapi dan segera mengambil langkah untuk mengatasinya.

Makan dan olahraga

Selain rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan, jangan lupa juga untuk diimbangi dengan makanan sehat dan seimbang serta lakukan aktivitas fisik untuk menunjang kebugaran tubuh. Cobalah mengkonsumsi makanan sehat (ketahui makanan yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil)

Selain mengkonsumsi makanan sehat selama kehamilan, jangan lupa juga untuk beraktifitas fisik. Walaupun hamil, aktivitas fisik ini juga sangat penting untuk dilakukan. Bukan berarti kita bermalas-malasan. Konsultasikan pada dokter atau bidan  terkait jenis olahraga yang cocok untuk ibu hamil. Jika sebelumnya Anda tidak pernah berolahraga, konsultasid ahulu kepada dokter sebelum memulai rencana olahraga.

Perawatan Anda selama kehamilan

Jika Anda mengalami obesitas selama proses kehamilan,  Anda akan ditawarkan untuk menjalani tes diabetes gestational. Anda juga bisa di rujuk ke ahli anestesi untuk membahas masalah seperti pereda nyeri saat proses persalinan

Bicaralah dengan bidan atau dokter Anda tentang pilihan persalinan Anda. Tanyakan apakah ada kekhawatiran khusus terkait keselamatan Anda dalam proses persalinan nantinya.

Dokter mungkin juga akan menyarakan Anda untuk bersalin/melahirkan di rumah sakit yang mudah diakses untuk mendapatkan perawatan medis jika Anda membutuhkannya.

Masalah Jika Anda Kelebihan Berat Badan Selama Kehamilan

Berat badan yang berlebih menandakan BMI yangs emakin tinggi pula. Semakin tinggi BMI Anda, maka resiko kemungkinan untuk komplikasi juga semakin tinggi. Hal ini berkaitan dengan:

  1. Keguguran
  2. Diabetes gestasional
  3. Tekanan darah tinggi dan preeklampsia
  4. Pembekuan darah
  5. Bahu bayi terjepit selama persalinan
  6. Perdarahan lebih banyak dari biasanya setelah melahirkan
  7. Anda juga lebih mungkin membutuhkan persalinan dengan bantuan alat (forsep atau ventouse), atau operasi caesar darurat.

Itulah beberapa dampak negative dari oebsitas saat kehamilan. Jangan lupa untuk selalu mengikuti jadwa pemeriksaan yang telah ditetapkan. Selanjutnya konsumsi makanan yang beergizi. Anda bsia menanyakan dokter obgyn Anda terkait menu atau makanan untuk ibu hamil.

Selain itu, jangan lupa untuk melakukan aktivitas fisik. Anda harus mendapatkan rujukan ke ahli gizi atau profesional kesehatan lainnya untuk mendapatkan saran tentang pola makan sehat dan aktivitas fisik. Beraktivitas fisik selama kehamilan tidak akan membahayakan bayi Anda asal atas pengawasan dokter.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Kiat Membuat Si Pemilih Makanan Tetap Makan Dengan Sehat

Bagi orangtua, memiliki anak yang pemilih soal makanan