Saat ini, industri fashion menggunakan media sosial sebagai wadah yang menjanjikan untuk tersambung dengan pelanggan secara langsung. Media sosial digunakan oleh semua kategori merek. Ini juga memainkan peran yang penting untuk industri fashion mendapatkan lebih banyak pelanggan dengan biaya yang lebih sedikit dan lebih dikenal di dunia digital. Semua merek dan perancang gaya memiliki halaman Facebook, akun Twitter dan Instagram. Merek-merek juga mulai meninjau koleksi mereka secara eksklusif di Pinterest.

 

Untuk semakin berkembang, semakin eksklusif dan memperbesar pengalaman yang dirasakan pengguna merek online, merek-merek mewah Louis Vuitton, Dolce & Gabbana, dan Burberry telah meluncurkan jaringan sosial mereka. Chanel tidak hanya memiliki situs jaringan sosial, tetapi juga memiliki sebuah aplikasi di Apple dimana pelanggan bisa mendapatkan berita-berita terbaru, melihat pertunjukan ready-to-wear secara eksklusif, menjelajahi melalui penampilan dan mencari lokasi toko terdekat. DKNY menggunakan Instagram untuk berinteraksi dengan penggemarnya secara personal.

 

Burberry menggunakan Snapchat untuk menunjukan koleksi musim semi/panas 2016 sehari sebelum di tampilkan di peragaan busana. Tommy Hilfiger memposting video 360 degree di Twitter.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

5 Tips Pakaian Wawancara Kerja Supaya Kamu Diterima

Menurut statistik, pewawancara membuat keputusan untuk merekrut kandidat