Musim liburan Natal dan tahun baru segera tiba. Jika kamu adalah seorang mahasiswa atau jika kamu bekerja di luar kota, ini adalah satu dari beberapa kali saja dalam setahun kamu mungkin bisa berkumpul bersama keluarga atau teman-temanmu. Pada momen-momen seperti ini, tidak jarang kamu jadi berintrospeksi dan menyadari bahwa ada hal yang tidak benar dalam hubunganmu.

Namun, memberi kabar putus pada malam Natal atau tahun baru adalahh hal yang nampaknya kejam. Apalagi jika kamu dan dia terpisah jauh. Namun, jangan salah, fakta bahwa ini adalah sebuah hal yang menyakitkan tidak seharusnya membuatmu bertahan dengan seseorang jika kamu memang merasa sudah waktunya putus. Hanya saja, kamu tentu tak bisa bilang dengan kejam, seperti saat kalian berdua melihat kembang api bersama di pesta tahun baru, misalnya.

Ini yang harus kamu lakukan jika ingin mengajak cowokmu putus pada musim liburan natal atau tahun baru ini.

Lakukan secara langsung

Seringkali, putus seharusnya dilakukan secara langsung karena inilah hal yang tepat untuk dilakukan. Namun, justeru, pada saat musim liburan natal dan tahun baru, ini lebih penting lagi, terutama jika ia merayakannya. Jangan mengirim pesan atau meneleponnya ketika pasanganmu sedang bersmaa keluarganya untuk menikmati liburan tersebut. Waktu bersama keluarga sudah cukupp intens tanpa harus ada drama, jadi jangan menambah stessnya. Sebaiknya, kamu memutuskannuya ketika kamu dan dia bersama-sama dan saling bisa berbicara empat mata.

Buat pengaturan tentang kontak

Tidak ada yang jauh lebih menyebalkan dan menyakitkan daripada dicampakkan pada saat malamm Natal dan mendapatkan pesan “Selamat Tahun Baru” yang tragis. Ketika kamu putus saat musim liburan, buatlah peraturan tentang komunikasi dengan nyaman dana man pada saat tahun baru. Karena, kamu dan dia sama-sama harus memiliki periode pendinginan untuk melalui  itu. Mungkin kamu merasa bahwa adalah hal yang baik hati untuk memberitahu mantan barumu bahwa kamu memikirkannya di tahun baru, namun jangan melakukan ini. Ini akan bisa melukainya lebih dalam dan malah percakapan putus kalian bisa dimulai dari nol lagi. Jangan memberinya harapan palsu.

Jadilah lebih peka dari biasanya

Kecuali cowok yang kamu putuskan memang benar-benar seorang yang kurang ajar, perhatikand engan seksama waktumu. Kita semua tahu bahwa mengundur-undur adalah hal yang buruk, namun banyak hal yang terjadi saat liburan. Karena itu, cobalah atur waktumu putus sehingga ia tidak menangis dan kecewa tepat pada saat hari besar. Jadi, jangan memutuskannya tepat di malam Natal ketika kamu tahu ia merayakannya. Atau, jangan memutuskannya waktu ia tengah bersama keluarganya liburan tahun baru di luar kota.

Memang, tak pernah ada waktu yang tepat untuk memutuskan seseorang. Namun bukan berarti kamu tak bisa menjaga perasaan.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Ini Alasan Mengapa Kamu Susah Move On, Iya Apa Iya?

Terkadang kamu bertemu seseorang bukan untuk bisa bersama