Tentu banyak sekali orang yang menyatakan jika cemburu menjadi indikator bahwa kamu cinta seseorang. Saat kamu merasa ada gemuruh dan panas di dada ketika melihat si dia bersama dengan orang lain, maka kemungkinan kamu sudah merasakan benih cinta padanya. Jika dirinya memang pacarmu, maka segera terus terang jika kamu merasa cemburu. Tapi jika si dia masih berstatus gebetan, maka buat perlakuan dimana bisa membuatnya memiliki ikatan denganmu.

Cemburu bisa dibilang seperti pisau dengan dua mata. Satu sisi memang baik karena mampu membantu kamu dalam memahami perasaan. Tapi di sisi lainnya, cemburu juga bisa menjadi hal buruk, terutama jika kamu tidak bisa mengendalikan perasaan itu. Cemburu berlebihan bahkan kerap menjadikan hubungan kian rumit dan seringkali berakhir gagal. Tentu kamu tidak mau terjadi demikian bukan?

1. Cemburu memang wajar, tapi harus dikelola

Cemburu adalah perasaan yang wajar ketika kamu cinta kepada seseorang. Namun harus diwaspadai, cemburu juga harus dikelola sehingga ketika kamu terlalu mudah cemburu, pasangan akan merasa tidak nyaman apalagi jika cemburu itu tanpa dasar dan bukti. Pasangan bukan menganggap kamu mencintainya, tapi justru bisa gusar dengan sikap ini sehingga hubungan tidak romantis seperti dulu lagi.

2. Cemburu kerap mendasari prasangka yang berlebihan

Saat cemburu, biasanya orang akan berprasangka yang aneh-aneh. Tidak heran jika sikap cemburu ini bisa menjadi awal dari pertengkaran. Parahnya lagi, jika rasa cemburu ini tidak bisa dikontrol, maka prasangka itu terkadang kian muncul secara berlebihan dalam pikiran dimana justru sering tidak sesuai dengan kenyataannya. Untuk itu jangan sampai langsung menilai bahwa dirinya selingkuh atau apapun itu karena belum tentu faktanya demikian.

3. Asal tuduh tanpa bukti

Agar cemburu terkontrol, maka ada baiknya ditangkis dengan berprasangka yang baik pada pasangan di tiap keadaan. Jika kamu suatu saat melihat pasangan sedang bersama orang lain, jangan langsung kesal dan membiarkan akal terbakar. Cari tahu dulu kebenaran akan kondisi yang bersangkutan. Bisa saja mereka hanya saudara, teman kerja atau rekan bisnis. Asal tuduh tanpa bukti akan menjadikan kondisi justru kian runyam.

4. Cemburu buta berujung tindakan irasional

Mengendalikan diri ketika perasaan cemburu sedang menyelimuti hati memang hal yang sama sekali tidak mudah. Umumnya ketika kondisi seperti ini, orang akan lebih mengedepankan perasaannya dibanding akalnya. Hasilnya, hal yang tidak diinginkan pun bisa terjadi seperti ketika cemburu buta. Umumnya perasaan akan lebih mendominasi sehingga tindakan irasional bisa dilakukan dan keputusan yang diambil kerapkali berbuah penyesalan.

5. Cinta didasari saling percaya

Dalam sebuah hubungan, tentunya memupuk kepercayaan pada pasangan amat penting. Dengan demikian, rasa cemburu akan bisa lebih mudah untuk dikelola adanya. Ingat kembali jika rasa cemburu berlebihan akan menjadikan pasangan merasa tidak nyaman dan hubungan pun justru renggang. Untuk itu, percayalah pada pasangan kamu dengan berprasangka baik padanya. Namun apabila memang ada kondisi dimana dirinya terbukti bersalah, maka cari tahu dan kumpulkan semua bukti. Beri ketegasan padanya jika memang dirinya curang dalam hubunganmu.

Baca Juga Punya Pacar Cemburuan yang Suka Bikin Kesel? Coba Lakukan Ini Deh!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Putus atau Jangan? Pertimbangan Berikut Ini Bisa Membantumu Membuat Keputusan

Jika terbesit dalam pikiran kamu tentang keinginan untuk