Menjalani sebuah hubungan memang bukan sesuatu hal yang mudah. Selalu saja ada pasang dan surut dalam sebuah hubungan mulai dari bahagia hingga pertengkaran. Meski demikian, pada akhirnya rasa cinta dan sayang yang menjadi patokan apakah hubungan akan bisa berlanjut terus atau tidak.

Bukan tidak mungkin kamu nantinya menemukan kondisi dimana pacarmu ingin mengakhiri hubungan yang sudah terjalin erat itu. Pastinya ini adalah sebuah pukulan yang teramat sangat menyakitimu. Meski demikian, jangan langsung marah, bingung dan menangis. Kamu masih bisa berbicara beberapa hal berikut ini padanya untuk mengupayakan hubungan kalian.

1. Kenapa kamu mau putus?

Kalimat pertama yang wajib kamu sampaikan padanya adalah dengan menanyakan alasannya. Jangan langsung histeris dengan apa yang diucapkannya bahwa dirinya ingin putus. Lebih baik tarik nafas dulu meski kamu pastinya sangat kaget dengan kata-katanya. Dari alasan ini, nanti kamu bisa melanjutkan apa yang akan kamu lakukan selanjutnya.

Beberapa alasan yang mungkin dia ungkapkan misalnya karena dirinya sudah tidak nyaman denganmu, tidak bisa lagi mentoleransi sikap buruk padamu atau justru karena dia sudah memberikan hatinya pada yang lain. Tanyakan baik-baik sehingga dirinya bisa berkata jujur. Hindari terbawa emosi dan usahakan bertemu langsung dalam pembahasan terkait hal ini. Mengatakan lewat pesan SMS atau telepon justru bisa jadi awal kesalahpahaman lainnya. Untuk itu luangkan waktumu dan bertemulah dengannya dengan sikap yang tenang.

2. Aku akan perbaiki kesalahanku

Saat kamu tahu bahwa dia meminta putus lantaran kesalahan yang kamu lakukan, maka ada baiknya maaf adalah kata selanjutnya yang kamu ungkapkan. Kamu juga harus berjanji jika akan berusaha untuk memperbaiki diri dan tidak mengulanginya lagi. Meminta kesempatan yang kedua tentu tidak salah bukan?

Jangan gengsi jika kamu memang masih mencintainya dan katakan yang sesungguhnya bahwa kamu masih ingin bersama dengannya. Rasa cinta itu yang akan jadi jaminan jika kamu akan berusaha berubah demi dirinya.

3. Bisakah kamu memikirkannya lagi?

Jika dia sudah memaafkanmu, dia belum tentu bisa memiliki alasan untuk bisa bertahan bersamamu. Jika demikian, maka ajak dirinya untuk kembali memikirkan hubungan kalian dengan berbagai pertimbangan dan apa yang bisa terjadi saat kalian tidak bersama lagi.

Ingatkan dia betapa kalian masih saling cinta dan sayang, lama waktu pacaran dan hal yang sudah dilewati selama bersama. Tanyakan padanya, apakah alasan untuk berpisah memang lebih besar dibanding alasan untuk tetap bertahan?

4. Semoga ini memang yang terbaik

Tidak mudah, sakit, perih dan pastinya hancur. Putus memang menyakitkan, tapi sampaikan padanya jika memang ini adalah jalan terakhir maka semoga ini adalah yang terbaik untuk kalian berdua. Tidak usah berusaha terlihat baik-baik saja karena tidak ada yang baik-baik saja di posisi ini.

Kamu pun tidak harus memaksakan diri berteman dengannya. Jika memang ini adalah keputusan akhirnya, maka jadikan akhir hubunganmu dengannya adalah awal untuk sebuah hubungan yang baru. Waktunya sibukkan dirimu dengan hal yang bermanfaat dan meningkatkan kualitas dirimu demi membuka kesempatan bertemu cinta lainnya.

Baca Juga Untuk Apa Kamu Masih Memperjuangkannya Apabila Kamu Berjuang Dalam Hubungan Yang Buruk?

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Ini Yang Akan Kamu Rasakan Saat Belum Menikah Di Usia 30-An

Pernikahan memang menjadi dambaan setiap wanita. Ketika sudah